Kasus Covid-19 Melandai, Bangladesh Pangkas Masa Karantina

Menkes menuturkan Bangladesh memiliki tingkat kematian COVID-19 yang rendah berkat upaya vaksinasi pemerintah.

Eleonora PEW
Senin, 31 Januari 2022 | 16:43 WIB
Kasus Covid-19 Melandai, Bangladesh Pangkas Masa Karantina
Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)

SuaraJogja.id - Selama lima hari beruntun, kasus Covid-19 di Bangladesh dilaporkan melandai. Pemerintah setempat mencatat 12.000 lebih kasus pada Minggu (30/1).

Menurut data yang dirilis Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan (DGHS), pemerintah mengonfirmasi 12.183 kasus dan 34 kematian baru COVID pada Minggu, sehingga menambah total menjadi 28.363 kematian.

Tingkat kepositifan saat ini turun menjadi 28,33 persen dalam 24 jam terakhir sampai pukul 8.00 waktu setempat Minggu, menurut data resmi terkini, sehingga secara kumulatif berjumlah 1.785.332 kasus.

Data resmi menunjukkan bahwa 43.006 sampel dites dalam sehari hingga Minggu pagi. Otoritas mencatat 1.565.645 kasus sembuh, termasuk 2.167 kasus baru, kata DGHS.

Baca Juga:Pemerintah Kurangi Lagi Masa Karantina Jadi 5 Hari Saat Lonjakan Omicron, Ini Alasannya

Berdasarkan data resmi, tingkat kematian COVID-19 Bangladesh sebesar 1,59 persen dan tingkat kasus sembuh saat ini sebesar 87,69 persen.

Menteri Kesehatan Zahid Maleque pada Minggu mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk memvaksin semua orang berusia 12 tahun ke atas dan memberikan vaksin booster (penguat) untuk orang berusia di atas 40 tahun.

Menkes menuturkan Bangladesh memiliki tingkat kematian COVID-19 yang rendah berkat upaya vaksinasi pemerintah.

Pada Minggu DGHS juga mempersingkat masa karantina COVID dari 14 menjadi 10 hari, mengingat tingkat infeksi saat ini.

Jumlah kasus COVID-19 mulai melandai pada Rabu setelah melonjak selama beberapa pekan.

Baca Juga:Jepang kurangi masa karantina kontak erat COVID

Bangladesh mengonfirmasi 16.033 kasus pada Selasa (25/1), hampir mendekati rekor sepanjang masa tahun lalu.

Otoritas mencatat 16.230 kasus baru harian tertinggi pada 28 Juli 2021 dan 264 kematian tertinggi pada 5 dan 10 Agustus di tahun yang sama. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak