SuaraJogja.id - Angin puting beliung terjadi di Padukuhan Wonocatur, Kalurahan/Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul pada Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, sebuah tiang listrik setinggi kurang lebih 12 meter roboh.
Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta Rina Wijayanti menuturkan, telah terjadi gangguan distribusi tenaga listrik karena tertimpa pohon yang roboh dan tiang listrik patah karena diterpa angin yang kencang yakni di wilayah Blok O dan Potorono.
"Selain di dua lokasi tersebut, gangguan jaringan listrik juga terjadi di lokasi lainnya seperti di Prawirotaman, Jalan Kusumanegara, dan Gondomanan," paparnya.
Sementara total pelanggan yang terdampak dalam peristiwa tersebut mencapai 17.374 pelanggan, dan 254 gardu.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Pengiriman, JNE Bantul Tambah Infrastruktur
"Kami sedang upaya pemulihan perbaikan. Dan hingga pukul 15.00 WIB sudah ada 15.830 pelanggan yang sudah menyala, dan 234 gardu yang sudah menyala," tuturnya.
Sejak pukul 15.00 WIB masih ada 1.544 pelanggan yang mengalami pemadaman dampak dari bencana hujan disertai angin kencang. Dan seluruh pelanggan tersebut ada di wilayah Blok O dan Potorono.
![gambaran angin puting beliung hajar kawasan Blok O banguntapan, Bantul. [upiljaran / Twitter]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/02/02/13019-angin-puting-beliung-hajar-kawasan-blok-o.jpg)
Terpisah Kepala Pelaksana BPBD Bantul Agus Yuli Herwanta mengungkapkan, daerah yang terdampak terparah ada di Kapanewon Banguntan dan Kasihan.
"Terjadi baliho roboh dan pohon tumbang di tujuh lokasi," ujarnya.
Ia melaporkan bahwa ada dua rumah yang tertimpa pohon tumbang dan mengalami rusak ringan. Ada juga pohon tumbang yang melintang di lima lokasi.
Baca Juga:Dalami Kasus Bakso Ayam Tiren di Bantul, Polisi Buru Pemasoknya
Dan dua jaringan listrik rusak di dua lokasi. Selain itu, hujan dan angin kencang juga mengakibatkan satu unit mobil rusak tertimpa pohon dan baliho roboh ke jalan.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. TRC, Damkar dari Pos 2 dan pos Induk, relawan masih melakukan pendataan dan penanganan," terangnya.