Sudah Capai 63 Persen, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Yogyakarta Dikebut hingga Akhir Februari

Dinkes Kota Yogyakarta targetkan pendistribusian vaksin dosis 2 diselesaikan pada akhir Februari 2022.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 14 Februari 2022 | 14:56 WIB
Sudah Capai 63 Persen, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Yogyakarta Dikebut hingga Akhir Februari
Ketua Satgas COVID-19 DIY Sri Paduka Paku Alam X melakukan kunjungan vaksinasi anak 6-11 tahun di Yogyakarta, Sabtu (18/12/2021). - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Pemkot Yogyakarta enggan mengulur pendistribusian vaksinasi anak usia 6-11 tahun, meski kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Jogja meluas. Hingga Senin (14/2/2022), vaksinasi tersebut sudah mencapai 63 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani menjelaskan bahwa sesuai target sebelumnya, pendistribusian vaksin dosis 2 diselesaikan pada akhir Februari 2022.

"Sudah 63 persen anak yang tervaksin, ini kami kebut hingga target vaksin ke anak 6-11 tahun selesai Februari nanti," terang Emma dihubungi suarajogja.id, Senin.

Ia mengatakan untuk dosis pertama sudah diselesaikan pada akhir Januari 2022 lalu. Sebanyak 41 ribu anak telah divaksin dan saat ini dilanjutkan untuk dosis kedua. 

Baca Juga:Kepakkan Sayap dan Perluas Jaringan, CARRO Resmi Hadir di Yogyakarta

"Masih sesuai target di dosis pertama, anak-anak juga targetnya 40 ribu sudah tervaksin di dosis kedua ini," katanya. 

Meski penerapan PTM di tingkat TK/PAUD-SD dibatasi, hal itu tak mengganggu pelaksanaan vaksin bagi anak-anak.

"Kami terus lakukan baik di puskesmas dan juga di sentra vaksinasi di Jogja. Jadi meski ada pembatasan PTM, vaksinasi tetap berjalan. Tidak ada yang mengganggu pendistribusian vaksin ini," terang dia. 

Lebih lanjut Emma memastikan belum ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada anak-anak yang menyebabkan hal serius. Sinovac, jenis vaksin yang diberikan ke anak-anak sudah sesuai takaran dan keamanan tubuh anak. 

"Harapannya tidak ada sama sekali, sampai dengan hari ini laporan KIPI dari anak-anak belum ada juga," ujar Emma.

Baca Juga:Peringati Bulan Kasih Sayang, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program Cinta dari AHASS

Emma tak menampik bahwa vaksinasi anak masih ditemukan sedikit kendala. Biasanya anak ketakutan untuk disuntik, selain itu ada beberapa yang perlu ditunda karena kondisi anak sedang sakit. 

"Kalau selama vaksinasi anak kami tekankan agar ada pendampingan dari orang tua. Kalau memang satu sekolah melaksanakan vaksin di sentra vaksinasi kota, guru atau wali murid yang harus mendampingi. Memang masih ada beberapa anak yang ketakutan saat disuntik vaksin ini, mau tidak mau vaksinator juga ikut membujuk, " jelas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak