Tingkatkan Kualitas IKM Sektor Logam di Jogja, Pemkot Rangkul Tenaga Ahli Multi Perspektif

Sektor IKM logam sendiri yang ada di Jogja memproduksi berbagai alat memasak.

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 19 Februari 2022 | 15:35 WIB
Tingkatkan Kualitas IKM Sektor Logam di Jogja, Pemkot Rangkul Tenaga Ahli Multi Perspektif
Kepala Dinperinkop UKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo (masker putih) memberi paparan kepada wartawan terkait pengembangan inovasi IKM Logam di ruang rapat Kantor Diskominfo Persandian, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat (18/2/2022). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Kedelapan orang itu juga akan berkolaborasi dengan 10 IKM binaan UPT Logam agar bisa membuat satu prototype alat masak yang berkualitas dan layak jual.

"Jadi setelah kolaborasi ini berjalan goal kami adalah meningkatkan daya saing IKM dan produk yang mereka ciptakan layak dikomersilkan dan juga layak secara HKI," ujar Budi.

Terpisah, Kepala UPT Logam Kota Yogyakarta Nafi'ul Minan atau akrab disapa Aan mengatakan, dalam sehari IKM binaan UPT yang terdiri dari 45 produsen alat masak dapat menghasilkan 32 ton produk.

"Sejak 1950-an Sorosutan itu kan dikenal dengan produk logamnya. Jadi warga membuat wajan yang dicetak dari bijih aluminium. Nah itu terus berkembang sampai sekarang. Sehari bisa mencapai 32 ton dan dikirim ke seluruh Indonesia. Dengan berkembangnya zaman juga, kami ingin membuat produk yang lebih segar dan punya daya saing dan kualitas yang lebih baik," ujar Aan.

Baca Juga:Pemkot Banda Aceh Alokasikan Rp 12 Miliar untuk Bangun IKM

Aan menyebut, selama ini pelaku IKM sebenarnya juga sudah melakukan inovasi. Hanya saja, produk yang dihasilkan belum dapat menembus pasaran dan tidak sesuai dengan keinginan konsumen. Oleh sebab itu, melalui proses pendampingan yang komprehensif ini diharapkan muncul inovasi unggulan yang dapat diterima oleh pasar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak