Pasokan Tidak Lancar, Gunungkidul Alami Kelangkaan Minyak Goreng Curah

Sigit menambahkan meski harga minyak goreng kemasan sangat tinggi, permintaan minyak goreng curah tidak mengalami kenaikan.

Galih Priatmojo
Rabu, 23 Maret 2022 | 19:32 WIB
Pasokan Tidak Lancar, Gunungkidul Alami Kelangkaan Minyak Goreng Curah
Pemantuan minyak goreng di tingkat distributor Kabupaten Gunung Kidul. (ANTARA/HO-Dokumen Dinas Perdagangan Gunung Kidul)

SuaraJogja.id - Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul membenarkan terjadi kelangkaan minyak goreng curah di wilayahnya karena pasokan yang tidak lancar.

Kepala Seksi Distribusi Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunung Kidul Sigit Haryanto, Rabu (23/3/2022), mengatakan bahwa persediaan minyak curah minim karena rendahnya permintaan, dan ditambah distribusi yang kurang lancar.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan bahwa distribusi minyak goreng curah kurang. Kelangkaan ini tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Sigit seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan berdasarkan hasil survei Dinas Perdagangan saat akan menggelar operasi minyak goreng curah, bahwa peminatnya sangat sedikit, sehingga operasi pasar tidak dilaksanakan.

Baca Juga:Penderita Covid-19 Berkurang 227 Orang, Dinkes Gunungkidul Sebut Kasus Cenderung Menurun

Sigit menambahkan meski harga minyak goreng kemasan sangat tinggi, permintaan minyak goreng curah tidak mengalami kenaikan.

Menurutnya, masyarakat menyadari jika yang kemasan memiliki kualitas yang lebih baik.

Saat ini, harga minyak curah berada di kisaran Rp15 ribu per liter. Saat kebijakan satu harga masih diberlakukan, harga minyak goreng jenis ini dipatok  Rp11.500 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan, di pasar rakyat harganya berkisar antara Rp24 ribu sampai Rp26 ribu per liter. Sementara di tingkat ritel, harga minyak goreng kemasan rata-rata mulai dari Rp24 ribu sampai Rp25 ribu per liter.

"Jadi kalau yang curah langka tidak masalah, lain cerita kalau kemasan yang langka. Saat ini, pembelian minyak goreng kemasan tidak dibatasi lagi karena stoknya sekarang melimpah," katanya.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan bahwa stok minyak goreng kemasan sudah kembali normal di tingkat distributor, hanya jenis curah yang saat ini banyak yang kosong.

Baca Juga:HET Dihapus, Minyak Goreng Kemasan di Pasar Tradisional Gunungkidul Masih Langka

"Kami minta distributor untuk segera menyalurkan stok minyak goreng yang tersedia. Kami juga mengimbau  masyarakat tidak melakukan aksi borong karena stok minyak goreng aman," kata Aditya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak