Minyak Goreng Masih Langka, Warga Rela Antre sejak Pagi di Mantrijeron

Sejak pukul 06.30 WIB, masyarakat sudah ramai mengantre di salah satu distributor minyak goreng di Jalan Bantul, Pugeran, Mantrijeron, Kota Jogja.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Selasa, 29 Maret 2022 | 17:45 WIB
Minyak Goreng Masih Langka, Warga Rela Antre sejak Pagi di Mantrijeron
Warga antre hanya untuk mendapat minyak goreng murah di Jalan Bantul, Pugeran, Mantrijeron, Kota Jogja pada Selasa (29/3/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

SuaraJogja.id - Pemerintah pusat memberikan subsidi untuk minyak goreng curah agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Namun demikian, pemandangan kelangkaan antrean minyak goreng curah masih ditemui di sejumlah daerah.

Sejak pukul 06.30 WIB, masyarakat sudah ramai mengantre di salah satu distributor minyak goreng di Jalan Bantul, Pugeran, Mantrijeron, Kota Jogja. Rata-rata yang antre adalah ibu-ibu. Mereka datang dengan membawa jeriken.

Seorang pembeli Siti mengaku kesulitan untuk mendapat minyak goreng. Padahal ia membutuhkannya untuk masak sehari-hari.

"Pastinya butuh minyak untuk masak sehari-hari. Saya sudah sempat mencari ke pasar-pasar tapi sulit dan harganya mahal," katanya kala berbincang dengan SuaraJogja.id, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga:Kasus Penipuan Minyak Goreng Isi Air, Polisi Lamongan Bekuk Pelaku, Alasannya Kepepet Istri Hamil

Ia menyebutkan harga minyak goreng curah di pasar tradisional Rp19.000 per liter. Di tempat ia mengantre dijual Rp14.000.

"Kalau yang ini harganya Rp14.000. Jauh lebih murah yang ini," ujarnya.

Satu orang pembeli dibatasi hanya boleh membeli dua liter minyak goreng saja. Sebab, stoknya sangat terbatas dan agar pembeli lainnya mendapat jatah juga.

"Cuma dibatasi dua liter saja per orang. Kalau saya dua liter itu bisa untuk memasak selama satu minggu," jelas dia.

Siti baru membeli minyak goreng curah di distributor itu baru pertama kali. Ia tahu dari teman yang pernah beli di sini.

Baca Juga:Pengedar Minyak Goreng Palsu Tertangkap, Pelaku Berdalih Terdesak Demi Istri yang Sedang Hamil

"Saya dikasih tahu sama teman saya yang pedagang dan beli di sini," katanya.

Pembeli lainnya Ngadinah menuturkan bahwa dia mencari minyak goreng karena menjual tahu goreng. Saat ditanya soal apakah tahunya tidak direbus seperti anjuran Megawati, ia menilai itu hal konyol.

"Ya ora mungkin direbus to mas wong aku dodolan (jualan) tahu goreng mosok direbus. Ya harus digoreng," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak