"Setelah motor kedua yang dikemudikan atau ada korban di situ kena sabetan benda tajam tersebut. Dua motor kelompok korban itu balik kanan dan dua motor pelaku ke arah selatan untuk melarikan diri," terangnya.
Kemudian korban masih sempat melanjutkan perjalanan bersama temannya itu untuk maju ke depan atau ke arah timur. Hingga akhirnya ditemukan oleh petugas Direktorat Sabhara Polda DIY yang sedang berpatroli dan langsung membantu menolong korban.
![Seorang saksi mata menunjukkan tempat korban dianiaya hingga tewas akibat aksi klitih kepada Inafis dan jajaran Polda DIY, di Jalan Gedongkuning, Bantul, DIY, Senin (4/4/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/04/97207-tkp-klitih-di-gedongkuning.jpg)
"Karena korban sudah terlihat lemas langsung dibawa ke rumah sakit Hardjolukito dan akhirnya korban meninggal dunia di rumah sakit," paparnya.
Ade menuturkan saat ini polisi sudah melakukan tiga kali olah TKP. Dengan sejumlah pendalaman terkait petunjuk dari barang bukti, pencarian saksi hingga rekaman kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi.
Baca Juga:Amarah Gus Memuncak Singgung Salat Pendemo PA 212, 4 Terduga Pelaku Klitih Diamankan
"Kami jelaskan bahwa kami masih melakukan pendalaman, olah TKP terus kita lakukan berkali-kali untuk mencari saksi lagi selain orang-orang yang terlibat. Maksudnya para korban dan juga ada beberapa saksi antara lain, hansip, petugas busway dan juga orang-orang yang ada di angkringan itu. Kita masih dalami dan kita masih menelusuri jejak-jejak apakah terlihat di CCTV dan sebagainya," pungkasnya.