facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gudang Triplek di Sleman Terbakar, Api Baru Bisa Dipadamkan Hampir 17 Jam

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Senin, 04 April 2022 | 19:31 WIB

Gudang Triplek di Sleman Terbakar, Api Baru Bisa Dipadamkan Hampir 17 Jam
Kebakaran gudang triplek di kawasan Krapyak, Sleman. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Sunarno menjelaskan bahwa penanganan kebakaran di gudang triplek ini memang cukup lama.

SuaraJogja.id - Sebuah gudang triplek di wilayah Krapyak, Triharjo, Sleman terbakar pada Minggu (3/4/2022) kemarin. Petugas pemadam kebakaran memerlukan waktu hampir 17 jam hingga akhirnya api bisa dikendalikan.

Komandan Regu Damkar Kota Yogyakarta, Sunarno mengungkapkan laporan kebakaran di gudang triplek tersebut diterima damkar pada Minggu (3/4/2022) pukul 08.00 WIB pagi. Sedangkan api sendiri baru bisa dinyatakan padam setelah hampir 17 jam.

"Kalau laporan kemarin itu jam 08.00 WIB pagi. Api dinyatakan padam pukul 00.30 WIB dini hari (Senin)," kata Sunarno saat dikonfirmasi awak media, Senin (4/4/2022).

Sunarno menjelaskan bahwa penanganan kebakaran di gudang triplek ini memang cukup lama. Hal itu disebabkan oleh bahan material yang ada di dalam itu sendiri memang mudah terbakar.

Baca Juga: Dua Orang Alami Luka Ringan dalam Kebakaran Pabrik Triplek di Sergai

Ditambah lagi dengan banyaknya material triplek yang sudah tersusun dan saling berdekatan sehingga api dengan cepat meluas. Selain juga udara yang susah untuk keluar dari sekat-sekat triplek itu.

"Material di dalam itu bahannya kan partikel dan triplek berlapis dan tertata rapi. Jarak sekat juga hanya setengah meter dan tinggi," jelasnya. 

Penanganan sendiri, kata Sunarno, harus dilakukan dengan cara diurai agar lebih maksimal. Namun dengan banyaknya material di dalam gudang membuat waktu penanganan lebih lama.

"Memang bahan pertikel itu sangat mudah terbakar. Sempat minta bantuan forklift untuk mengurai tumpukan karena kalau enggak diurai enggak bakal padam," terangnya.

Ditanya terkait dengan dugaan penyebab kebakaran itu sendiri, Sunarno mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Perumahan Citra V Kebakaran, Seorang Wanita Meninggal Dunia

"(Penyebab kebakaran) belum diketahui hingga saat ini," tegasnya.

Namun untuk estimasi kerugian sendiri mencapai Rp700 juta hingga Rp1 miliar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Armada damkar yang terlibat pun berasal dari sejumlah lokasi. Mulai dari Damkar Sleman, Damkar UGM, Damkar Kota, Damkar Bantul, Damkar Kulon progo, Damkar Magelang. Serta dibantu oleh PMI Sleman dan para relawan.

Diberitakan sebelumnya sebuah gudang tripleks di wilayah Krapyak, Triharjo, Sleman terbakar pada Minggu (3/4/2022). 

Pemilik gudang triplek, Chandra mengatakan bahwa ia mengetahui kejadian tersebut setelah diberikan informasi oleh karyawannya sekitar pukul 7.30 WIB pagi.

"Awal saya ditelepon sama orang saya kalau gudang kebakar," kata Chandra ditemui awak media, Minggu (3/4/2022).

Ia bercerita bahwa seharusnya ada seorang karyawan yang menjaga gudang tripleks tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterima seorang penjaga tersebut pulang ke rumah untuk sahur.

"Harusnya ada penjaga malamnya tapi jam 2 sahur terus ketiduran, nggak balik ke sini. Terus pagi pagi tadi jam setengah 8 atau jam 8 itu apinya sudah besar sekali," ujarnya. 

Chandra menduga api yang membakar gudang tersebut sudah terjadi sebelum ia mendapat laporan.

"Ya mungkin sebelumnya, sempat didobrak orang, dari tetangga belakang ngasih tahu, didobrak masuk terus diatasin," ungkapnya.

Disampaikan Chandra, sejumlah material tripleks hangus dilalap si jago merah. Ditambah dengan satu bangunan ruang kantor yang ada di dalam serta satu mobil pick up ikut terbakar ganasnya api.

"Yang terbakar triplek, ngga ada produksi, Cuma stok. Ini Gudang bahan jadi. Kayu lapis. Totalnya masih belum tahu Harus dicek dulu. Atap sama sebelah sana bangunan kantor. ruang kantor terbakar," jelasnya.

Ia menyebut hampir separuh stok tripleks yang ada di gudang tersebut terbakar. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena gudang sedang tutup.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait