Geger Mahasiswa di Jogja Dibakar Hidup-hidup Temannya, Begini Kronologinya

Mahasiswa UTY dikabarkan dibakar hidup-hidup oleh temannya.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 22 April 2022 | 17:23 WIB
Geger Mahasiswa di Jogja Dibakar Hidup-hidup Temannya, Begini Kronologinya
Ilustrasi orang dibakar. [ANTARA]

Akibat peristiwa itu mahasiswa jurusan manajemen bisnis tersebut mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 80 persen. Saat ini ia tengah menjalani perawatan di RSUP dr Sardjito. 

"Sudah lapor ke Polsek Mergangsang dan Dimas dibawa ke (RS) Pratama terus rujuk ke Sardjito. Luka bakar 80 persen. Dari hari itu di rumah sakit. (Luka bakar) di tubuh, leher, dua tangan, yang parah kiri," urainya.

Dikonfirmasi, Kapolsek Mergangsan Kompol Rachmadiwanto mengatakan pihaknya memang sudah menerima laporan terkait kasus tersebut. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Benar sudah laporan. Masih dalam pengejaran anggota saya," kata Rachmadiwanto saat dihubungi awak media, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga:Ribut Perkara MCK Ditutup di RT 84 Brontokusuman, Warga Mediasi ke Polsek Mergangsan

Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu diduga dipicu oleh masalah jual beli knalpot racing. Terduga pelaku sendiri diketahui merupakan teman yang sudah kenal akrab dengan korban.

"Gara-gara masalah jual beli knalpot. Sudah ditawar oleh pelaku kemudian harga sepakat ternyata ada temannya lain (nawar) lebih tinggi dikasihkan," ungkapnya. 

Saat temannya yang pertama datang untuk meminta knalpot tadi ternyata sudah diberikan kepada temannya yang lain dengan penawaran lebih tinggi tadi. Sehingga yang bersangkutan pun marah.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Rachmadiwanto, korban memang disiram bensin. Namun untuk keterangan lebih jauh pihaknya masih menunggu korban yang hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan.

"Iya disiram bensin. Korban belum bisa dimintai keterangan tapi kalau info dari temannya yang itu posisi di luar dia tahu nyiramnya tapi apinya nggak ngerti," ujarnya.

Baca Juga:Soal Penggusuran di Kali Code, Kecamatan Mergangsan dan Pedagang Buat Kesepakatan Ini

Rachmadiwanto menyebut setidaknya ada tiga orang terduga pelaku yang masih dalam pengejaran. Namun untuk peran ketiga orang tersebut masih belum dapat dipastikan. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak