Dari sana pemudik akan menuju ke arah Muntilan hingga berlanjut menuju Magelang. Sama seperti sebelumnya, pengguna jalan diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan ketika melintas sebab masih kurangnya penerangan dan jalan yang sempit.
Ketiga ada Jalur alternatif dari Wates-Bantul-Yogyakarta. Di sini pengguna jalan dapat melewati area Toyan Wates menuju Panjatan dilanjutkan ke Brosot lalu Srandakan. Setelah itu bisa menuju Pandak hingga sampai Jalan Parangtritis kemudian dilanjutkan ke Ring Road dan kemudian masuk Kota Yogyakarta.
"Lalu ada jalur alternatif dari Yogyakarta-Bantul-Wonosari. Nanti bisa lewat Kota Yogyakarta menuju Pleret, lanjut ke Imogiri menuju Panggang. Kemudian ke arah Playen dan masuk Wonosari," ungkapnya.
Kelima ada jalur alternatif yang bisa dilalui pemudik dari Sedayu-Piyungan hingga menuju Klaten. Nantinya dari arah Sedayu pengendara bisa ke arah Pajangan langsung menuju Pandak, Bantul hingga tembus ke Ring Road Selatan menuju Piyungan dan mengambil arah ke Prambanan.
Baca Juga:Pemudik yang Lewat Jalur Darat Diimbau Gunakan Jalur Alternatif Selatan
Terakhir ada jalur alternatif dari Magelang-Solo atau sebaliknya. Rute ini akan dimulai dari Tempel ke arah Turi hingga sampai Pakem, Ngemplak, Kalasan. Setelah itu dilanjutkan ke Prambanan hingga akhirnya meneruskan perjalanan ke arah Klaten.
"Saya bisa pastikan semua jalan dalam kondisi baik untuk dilalui," ucapnya.
Ditambahkan Iwan, puncak arus mudik diperkirakan berkisar antara 28, 29 hingga 30 April 2022 mendatang. Ia menjelaskan bahwa Jogja sendiri masih akan menunggu pergerakan situasi kendaraan dari Tol Cikampek.
Sedangkan untuk kepadatan arus kendaraan untuk berwisata akan mulai terasa pada H+1 Lebaran.
"Tanggal 28, 29, 30 (April) kemungkinan (puncak arus mudik) tapi fluktuatif sekali, kita akan melihat bagaimana kondisinya nanti. Jadi hari H (Lebaran) rata-rata masyarakat akan bergerak di lingkungannya, di keluarganya saja, belum keluar. Nah H+1 mungkin bagi akan bertujuan mudik kemudian wisata H+1 dan H+2. Kita melihat situasinya di lapangan," tandasnya.
Baca Juga:Sering Dilewati Pemudik, Pemkab Karawang Perbaiki PJU di Sepanjang Jalur Alternatif