"Ya durasi bisa lebih dipersingkat. Fleksibel waktu tadi. Maka kita harus bisa mengatur waktu. Hal-hal itu setidaknya yang paling dasar untuk menyikapi status siaga Merapi ini," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyatakan destinasi wisata di sekitar lereng Merapi masih dapat dikunjungi. Kendati memang saat ini gunung api yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah itu masih mengalami fase erupsi.
"Memang Merapi saat ini masih di fase erupsi yang jarak jangkauannya ke arah tenggara di alur sungai di Gendol sejauh 5 kilometer, ke arah barat daya 7 kilometer, di Kali Boyong 5 kilometer," kata Hanik.
Disampaikan Hanik, destinasi wisata yang berada di luar dari radius atau area bahaya itulah yang masih masih dapat dikunjungi. Bahkan jika ke Yogyakarta pun wisatawan tetap sangat aman dari potensi bahaya Merapi.
Baca Juga:Makin Ramai, Wisata Jip Sudah Dipesan hingga Akhir Bulan
"Jadi kalau di luar area itu masih aman. Sekali lagi bahwa potensinya 5 kilometer. Jadi kalau ke Jogja kan jauh sekali, silakan datang ke Jogja, masih aman. Kalau di daerah Merapi ada di alur-alur sungai sebaiknya tidak dilakukan aktivitas terlebih dulu," tandasnya.