facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kagumi Kekuatan Militer Vietnam, Prabowo Singgung Potensi Besar Kerjasama Pertahanan antar Dua Negara

Muhammad Ilham Baktora Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:38 WIB

Kagumi Kekuatan Militer Vietnam, Prabowo Singgung Potensi Besar Kerjasama Pertahanan antar Dua Negara
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Nasional Republik Sosialis Vietnam Jenderal Phan Văn Giang di Kementerian Pertahanan Vietnam, Hanoi, Jumat (13/5/2022). [Humas Kemenhan]

Hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam telah terjalin sejak 30 Desember 1955.

SuaraJogja.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto menyoroti potensi kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Vietnam, berkembang lebih besar ke depannya. Hal itu berawal dari kekaguman Prabowo terhadap kekuatan militer Vietnam yang didorong juga oleh masyarakatnya.

Seperti di Indonesia, Prabowo juga menyebut bahwa pihaknya memiliki Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

"Indonesia kagum dengan Vietnam. Kekuatan tentara dan rakyat Vietnam luar biasa. Indonesia juga mengenal Sishankamrata," kata Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/5/2022).

Prabowo saat bertemu dengan Presiden Republik Sosialis Vietnam YM Nguyn Xuân Phúc, Jumat (13/5/2022), menegaskan pentingnya kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Vietnam.

Baca Juga: Kontingen Indonesia Kesulitan Cari Makanan Halal di Vietnam, Pilih Makan Salad dan Telur Rebus

Sementara itu, Presiden Nguyen mengapresiasi diskusi antara menteri pertahanan kedua negara di mana hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Vietnam terus dikembangkan.

Dalam pertemuan itu, Prabowo menyatakan Indonesia dan Vietnam memiliki potensi untuk bekerja sama dalam industri pertahanan (Indhan).

Terlebih, kata Prabowo, industri pertahanan Indonesia saat ini memiliki kemampuan untuk mendukung pemenuhan alutsista dalam negeri dan juga memenuhi pesanan dari luar negeri.

"Kerja sama industri pertahanan diharapkan tidak hanya sebatas misi jual beli, tetapi dapat menggali potensi kedua negara melakukan 'joint production' (produksi bersama) di masa mendatang," kata Prabowo.

Prabowo juga optimistis dengan semua upaya peningkatan hubungan kerja sama maupun persahabatan antara Indonesia dan Vietnam dapat terus berjalan baik, berdasarkan semangat persaudaraan serta prinsip saling menghormati.

Hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam telah terjalin sejak 30 Desember 1955. Hal ini ditandai dengan dibukanya Konsulat RI di Hanoi dan terus berkembang, baik dalam kerangka bilateral maupun ASEAN dan Internasional.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait