facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Riwayat Jembatan Merah Gejayan yang Tak Lagi Bisa Dilewati: Berusia Setengah Abad hingga Jadi Sarang Dedemit

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Kamis, 19 Mei 2022 | 15:14 WIB

Riwayat Jembatan Merah Gejayan yang Tak Lagi Bisa Dilewati: Berusia Setengah Abad hingga Jadi Sarang Dedemit
Kondisi Jembatan Merah Gejayan tepatnya di Prayan, Condongcatur, Depok, Sleman tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, Kamis (19/5/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

di balik fisiknya yang ikonik, jembatan merah sarat sejarah dan cerita mistis

Disinggung soal berbagai kisah mistis dan mitos yang melekat di Jembatan Merah, Kuwat mengaku memang banyak mendengar terkait hal tersebut. Walaupun ia sendiri tidak pernah mengalami langsung hal tersebut.

"Kalau itu (kisah mistis) dari orang saja ya. Saya tidak mengalami. Saya baca juga sih itu kan mungkin bagi mereka yang mengalami terus cerita lalu biasanya dimasukkan medsos," ungkapnya.

Soal cerita-cerita yang ia dengar sendiri, disampaikan Kuwat memang seputar penampakan makhluk gaib. Bukan baru-baru ini saja berbagai kisah itu muncul tetapi sudah turun temurun.

"Kalau kisah itu dari dulu, dari simbah itu sudah ada. Macam-macam ada. Kalau di situ kan saya dengar, kayak ada kerajaan goibnya di situ, katanya begitu. Ya sekitar situ (jembatan merah)," tuturnya.

Baca Juga: Simak Penjelasan Ilmiah di Balik Suhu Dingin Pohon Bambu yang Dianggap Mistis, Bukan Karena Jadi Rumah Dedemit!

"Kalau dulu banyak orang yang ngomong di situ ada pocong, orang ngesot, banyak. Saya hal-hal seperti itu saya anggap biasa saja," sambungnya.

Disebutkan Kuwat, bahkan beberapa kali Jembatan Merah juga sempat digunakan sebagai tempat uji nyali. Namun ia menilai tempat-tempat yang dianggap anker seperti di Jembatan Merah itu memang wajar saja terjadi.

Kondisi Jembatan Merah Gejayan tepatnya di Prayan, Condongcatur, Depok, Sleman tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, Kamis (19/5/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Kondisi Jembatan Merah Gejayan tepatnya di Prayan, Condongcatur, Depok, Sleman tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, Kamis (19/5/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Sebenarnya sih ya biasa-biasa aja karena di situ sungai, di situ zaman dulu katanya banyak orang zaman saya dulu itu buang-buang pusaka di situ," ungkapnya. 

Kuwat dan warga sekitar juga tidak mau memikirkan terlalu dalam soal terkenalnya jembatan merah dengan mitos-mitos itu. Justru orang-orang yang dari luar atau pendatang yang biasanya tertarik dengan kisah-kisah itu.

"Itu silakan aja jembatan merah terkenal angker ya bagi mereka tapi biasanya orang-orang dari luar itu yang heboh. Kalau kita enggak pernah, biasa saja," jelasnya.

Baca Juga: Cerita Mistis Subardo Pemeran Hantu KKN di Desa Penari, Bapak-Bapak Curhat Istri Kalap Belanja

Saat ini berdasarkan informasi yang dia dapat pemerintah akan membangun jembatan baru tidak jauh dari jembatan merah tersebut. Sedangkan Jembatan Merah sendiri akan dibiarkan menjadi sebuah kenang-kenangan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait