"Tetap waspada dan siaga potensi tinggi gelombang laut," tandasnya.
Terpisah, Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Lilik Andi Aryanto mengaku sudah menyiapkan berbagai mitigasi terkait gelombang tinggi itu. Termasuk dengan rencana kontigensi bersama para relawan yang ada di sejumlah titik atau desa.
Sejumlah pantai di wilayah Bantul dan Kulon Progo menjadi perhatian khusus. Menginat potensi munculnya gelombang tinggi tadi.
"Kalau (pantai) Gunungkidul tidak begitu terlalu, mungkin yang menjadi perhatian kami itu Bantul dan Kulon Progo," ucap Lilik.
Baca Juga:Puncak Ketinggian Banjir Rob Pantura Jateng Diprediksi Hingga 25 Mei 2022, Ini Penjelasan BMKG