Misalnya ada di @merapi_uncover, admin akun tersebut mengutip kembali cuitan dari @kokohbaskoro.
Cuitan ini disertai foto orang duduk-duduk di Lapangan Denggung, tepatnya di depan area bertuliskan KABUPATEN SLEMAN.
Dalam cuitan itu, @merapi_uncover menuliskan, "Pemerintah repot-repot nggawekke fasilitas umum uapik malah rakyat e nggatheli gur buang sampah pada tempatnya e angel ko arep munggah kaji."
Cuitan yang diunggah ulang sejumlah orang itu juga dikomentari.
Baca Juga:Sampah di Lapangan Denggung Jadi Perbincangan Warganet, DLH Sleman Akui Tempat Sampah Tak Memadai
"Tapi sbnrnya tmpt sampah di sekitar Denggung ki juga gk memadai. Kemarin sempat kesana pada sampah" di tempat sampah pun dah menggunung bahkan sampe luber. IMO jumlah pengunjung & tenant makanan tdk seimbang sama ketersediaan tmpt sampah.... Jadi yah....," komentar seorang pengguna Twitetr.
Sementara itu, warganet lainnya menuliskan komentar dua kali disertai video Lapangan Denggung yang diwarnai sampah, pada malam itu.
"Saat pulang (sekitar jam setengah 10), saya minta istri buat foto sama videoin.
Agak susah memang kalo budaya "buang sampah sakkareppe" sudah mengakar dan menggerogoti otak.
Ditambah penggede, ngga peka nyediakan tempat sampah memadai. Yo cocok. Karena budaya itu, semuanya masuk konsensus. Ya piye ya," ketik netizen tersebut.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Tanggulangi Masalah Sampah, Pemkot Jogja Siapkan Lokasi Pengolahan Sendiri