facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sewa Kendaraan untuk Bekerja, Satu Pekan Tak Kembali SP Diciduk Polisi karena Nekat Gadaikan Motor di Sleman

Muhammad Ilham Baktora Senin, 13 Juni 2022 | 13:06 WIB

Sewa Kendaraan untuk Bekerja, Satu Pekan Tak Kembali SP Diciduk Polisi karena Nekat Gadaikan Motor di Sleman
Ilustrasi kasus penggelapan. Sumber: freedigitalphoto.

"Akan tetapi oleh pelaku, sepeda motor tersebut malah digadaikan," ucap Kanit Reskrim Polsek Mlati.

SuaraJogja.id - Pemilik jasa sewa (rental) kendaraan di Kabupaten Sleman nampaknya harus lebih berhati-hati dalam menerima calon pengguna jasa.

Kejahatan bermodus menggadai kendaraan korban untuk membayar utang, saat ini jamak ditemukan di wilayah ini.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, AKP Bowo Susilo mengungkap, belum lama ini pihaknya menangkap tersangka berinisial SP, yang diduga telah melakukan penggelapan kendaraan milik seorang pengusaha sewa motor di Tirtoadi, Kapanewon Mlati.

"SP merupakan warga Bambanglipuro, Kabupaten Bantul," tuturnya, Senin (13/6/2022).

Baca Juga: Mengaku Duda, Pria Asal Jateng Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Seorang Janda

Aksi SP diawali dengan menyewa sepeda motor matik milik korbannya, dengan alasan akan digunakan trasnportasi untuk bekerja.

"Akan tetapi oleh pelaku, sepeda motor tersebut malah digadaikan," ucap Bowo.

Seperti aktivitas transaksi sewa-menyewa yang biasa dilakukan korban dengan konsumennya, demikian pula antara korban dengan pelaku ada kesepakatan sewa.

"Sehingga setelah kesepakatan, korban langsung menyerahkan sepeda motor tersebut kepada tersangka. Motor disewa selama satu pekan," ujarnya.

Memasuki tenggat waktu yang ditentukan, sepeda motor tak kembali kepada korban. Pelaku ternyata menggadaikan sepeda motor tersebut tanpa sepengetahuan korban.

"Uang hasil menggadaikan mobil tersebut digunakan oleh pelaku untuk kepetingan pribadi pelaku, melunasi utang," beber eks Kanit Reskrim Polsek Godean itu.

Korban yang merasa dirugikan kemudian melapor ke Mapolsek Mlati. Akhirnya pelaku dapat diamankan di daerah Mlati, Sleman.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUH Pidana atau Pasal 372 KUH Pidana tentang Penipuan atau Penggelapan dengan ancaman pidana paling lama empat tahun penjara.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait