Ratusan Ternak Positif Klinis Terkena PMK, DKPP Bantul Sudah Ajukan Vaksin

Dari ratusan ternak yang terpapar PMK, terdapat lima ternak yang mati.

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Kamis, 16 Juni 2022 | 10:44 WIB
Ratusan Ternak Positif Klinis Terkena PMK, DKPP Bantul Sudah Ajukan Vaksin
Petugas kesehatan hewan memeriksa sapi di Segoroyoso, Pleret, Bantul. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

"Karena sapi di Bantul itu berasal dari luar daerah seperti Wonosari, Gunungkidul dan Wonogiri, Jawa Tengah. Di perbatasan Wonosari juga tidak da pos pemeriksaan ternak. Selain itu pengetatan di pasar tradisional," kata dia.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator Pelayanan Veteriner BBvet Wates, Indarto Sudarsono menyebutkan bahwa 973 ternak di Bantul positif PMK. Dari pengamatan dan penelitian, ada beberapa gejala yang dialami hewan yang terserang virus PMK ini.

"Gejalanya itu seperti keluar air liur, lidahnya keluar, gusi melepuh, di kuku tadi ada luka, maka PMK. Dari ciri-ciri tersebut, dokter hewan di lapangan bisa menentukan bahwa ini positif klinis," imbuhnya.

Baca Juga:Lalu Lintas Pengiriman Sapi, Kerbau, dan Kambing ke Sabang Dihentikan untuk Cegah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak