Jatuhkan Patung di Mall hingga Diminta Ganti Rugi, Kesalahan Pengunjung Ini Tuai Perdebatan Netizen

Ada juga yang membahas kalau ini adalah trik lama. Trik yang digunakan untuk mendapat untung dari pembeli yang tidak sengaja merusak produk.

Muhammad Ilham Baktora
Sabtu, 09 Juli 2022 | 11:05 WIB
Jatuhkan Patung di Mall hingga Diminta Ganti Rugi, Kesalahan Pengunjung Ini Tuai Perdebatan Netizen
Tangkapan layar seorang pelanggan memprotes karena dituduh merusak patung yang dipamerkan di salah satu sudut mall. (TikTok/@whoarial)

SuaraJogja.id - Pemilik akun @whoarial membagikan video ini di TikTok (20/6/2022). Video ini menceritakan insiden yang terjadi di Mall Sarinah, di mana pengunjung diminta untuk mengganti rugi patung yang jatuh dengan harga mencapai jutaan.

Guys, hati-hati kalau lagi main ke Sarinah atau mall lain,” buka cerita @whoarial dalam videonya tersebut.

Ia menceritakan kejadian saat seorang bapak dan anaknya tidak sengaja menjatuhkan patung yang sedang dipajang di sebuah toko di mall tersebut. Sayangnya sang bapak dan keluarganya diwajibkan untuk mengganti dua buah patung yang jatuh dan pecah itu.

Saat itu sang istri merasa keberatan. Karena menurut sang istri sendiri dari cara toko menata patung-patung tersebut juga mudah untuk jatuh bahkan saat tidak disentuh. Harganya juga cukup tinggi untuk mengganti patung tersebut.

Baca Juga:Customer Titip Beli Barang di Luar Orderan, Driver Ojol Curhat Kesal karena Tak Diberi Tips, Tuai Perdebatan

Untuk 2 patung kayu kecil aja mereka harus ganti Rp1.100.000,” terang @whoarial di video.

Pemilik akun yang mengunggah kejadian tersebut lantas bertanya pada warganet sebenarnya dalam kasus ini siapa yang salah. Dari video itu sendiri tidak ada rekaman saat kejadian terjadi.

Video hanya menampilkan momen saat bapak dan keluarganya terlihat berdiskusi dengan pihak toko tersebut.

Pada kolom komentar sendiri warganet banyak yang setuju kalau dilihat dari penataan patung di dalam video memang tidak aman. Patung ditaruh tanpa pengaman dan terlalu ke pinggir meja. Padahal patung-patung tersebut mudah pecah.

Harusnya untuk barang-barang yang rawan pecah, displaynya jgn di lorong. Getaran kaki aja, bisa menyebabkan goncangan dan benturan,” tambah @neng_echie.

Menurutku penataannya yang salah, seharusnya dipajang di tempat aman bukan di jalur lewatnya pengunjung,” tambah @user745159158.

Ada juga yang membahas kalau ini adalah trik lama. Trik yang digunakan untuk mendapat untung dari pembeli yang tidak sengaja merusak produk.

Ini trik lama kalo di luar negeri bahkan negara-negara maju sudah melarang toko melakukan trik ini. Coba liat gak ada upaya toko memasang penahan di tepi rak.” tulis @mayasa921.

Warganet yang lain memutuskan untuk tetap netral. Karena bagaimanapun juga tidak ada rekaman kejadian tersebut seperti apa. Bagaimana bisa terjatuh.

Kalau saya ada di lokasi dan memperhatikan betul bagaimana kejadian tsb terjadi, barulah saya berani judge, ga bisa kita ber opini sembarangan,” tambah @adi_putra.76.

Video selengkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak