
Hati lapang Pandi juga membuatnya jujur atas kegagalan membesarkan sapi yang ia miliki. Setahun lalu, salah satu sapi yang ia besarkan mati.
"Bukan karena penyakit. Tetapi karena sapinya terinjak sapi yang lebih besar," paparnya.
Tak perlu menanyakan kepada Pandi bagaimana perasaannya saat itu. Karena sejurus kemudian, kalimat bijak Bestari meluncur dari bibirnya.
"Gagal itu biasa. Rezeki itu kan ditentukan oleh Allah. Hidup mati itu sudah takdir, enggak bisa diingkari. Jadi saya biasa saja [sapi mati terinjak]," kata dia, dengan tangan yang sembari mengelus sendiri kepalanya dan duduk 'jegang' bersandar tembok.
Baca Juga:Diberi Nama OntoSeno, 5 Potret Sapi Kurban Raffi Ahmad Seberat 1,3 Ton
Sekalipun amat bersyukur dapat berkurban sapi kala Idul Adha, Pandi tak pernah mau ikut menjadi petugas penyembelih hewan kurban.
"Gak tega. Karena kan sehari-hari sudah mengurusi. Kalau terpaksa diminta ikut potong dagingnya saya mau, dagingnyapun saya masih bisa makan. Tapi kalau menyembelih saya enggak lihat," kepalanya berpaling diikuti tawa kecilnya.
Dari segenap pengalaman yang ia punya sebagai peternak sapi, Pandi dan keluarga akan terus beternak.
"Sepanjang masih mampu, akan terus," tandasnya.
Tia, Istri Sulistyo: Saya Bangga Dengan Suami Saya dan Perjuangannya
Baca Juga:Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Beli 20 Ekor Sapi Kurban, Waw!
Nama Sulistyo, salah satu putra Pandi Daryatmo ikut dikenal khalayak setelah disebut-sebut sebagai pemilik sapi yang dibeli oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.