Masyarakat Suku Bugis Peringati 10 Muharram dengan Bubur Syura

"Tradisi ini masih terjaga hingga saat ini, karena memiliki nuansa ikatan sosial yang dibalut dengan rasa ingin berbagi dengan sesama," kata Hadawiah.

Erick Tanjung
Senin, 08 Agustus 2022 | 20:33 WIB
Masyarakat Suku Bugis Peringati 10 Muharram dengan Bubur Syura
Membuat bubur Syura merupakan tradisi masyarakat Sulsel sebagai bentuk memperingati 10 Muharram 1444 Hijriah di rumah warga Kota Makassar, Senin (8/8/2022). Antara/ Suriani Mappong

SuaraJogja.id - Masyarakat Bugis Makassar di Sulawesi Selatan memperingati 10 Muharram 1444 Hijriah dengan membuat bubur Syura kemudian dibagikan ke keluarga dan tetangga.

"Tradisi ini masih terjaga hingga saat ini, karena memiliki nuansa ikatan sosial yang dibalut dengan rasa ingin berbagi dengan sesama," kata Pengamat Komunikasi Budaya dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Hadawiah Hatita, Senin (8/8/2022).

Dia mengatakan, adanya suatu tradisi yang tetap terjaga itu tidak terlepas dari pemahaman komunikasi budaya yang terjaga antargenerasi.

Menurut dia, tradisi masyarakat Sulsel itu pada setiap 10 Muharram patut dipertahankan dilestarikan sebagai salah satu pengayaan sektor pariwisata.

Baca Juga:Warga Sulawesi Selatan Peringati 10 Muharram Dengan Membuat Bubur Syura

"Termasuk memupuk solidaritas sosial, karena bubur Syura itu setelah digelar doa dan dzikir bersama, maka dibagikan kepada keluarga dan tetangga terdekat," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Lain, Kabupaten Maros, Sulsel, Ishak mengatakan, biasanya bubur Syura dibuat oleh suatu keluarga kemudian mengajak keluarga dan tetangga makan bersama.

"Selain itu, ada juga masing-masing keluarga membuat bubur Syura, lalu dibawa ke masjid. Setelah doa dan dzikir bersama, pihak panitia masjid akan membagikan pada jamaah ataupun masyarakat kurang mampu," tuturnya.

Adapun bahan dasar bubur Syura itu dari beras yang dimasak menjadi bubur dan ditambahkan dengan santan kelapa. Setelah matang, maka dibentuk membulat kemudian dihiasi dengan telur dadar warna-warni. Aneka lauk-pauk juga diberikan seperti ikan bandeng goreng, udang goreng dan aneka umbi-umbian yang sudah dipotong kecil dan dikukus.

"Tak lupa irisan buah segar seperti apel, delima dan sebagainya untuk menambah cita rasa sekaligus menjadi pernak-pernik penghias bubur Syura," imbuh Panitia Asyura, Kasmawati di Masjid Nurul Ittihad, Kabupaten Maros. (Antara)

Baca Juga:Empat Nama Anggota KPU di Sulawesi Selatan Terdaftar Sebagai Anggota Partai Politik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak