Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Lagi, ARAK Sebut Bakal Diikuti Belasan Kampus dan Masyarakat Umum

Menurut Kontra, bantuan sosial (bansos) BBM yang digulirkan pemerintah tak berdampak signifikan kepada masyarakat.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 15 September 2022 | 12:52 WIB
Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Lagi, ARAK Sebut Bakal Diikuti Belasan Kampus dan Masyarakat Umum
[IKUSTRASI] Personel kepolisian yang sudah datang di Gedung DPRD DIY, Rabu (7/9/2022) siang - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Jadi bantuan sosial bukanlah solusi yang konkrit dari kenaikan harga BBM. Melainkan hanya menjadi ilusi di mata masyarakat agar mereka tidak menolak kenaikan harga BBM," pungkasnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menyiagakan 250 personel guna menjaga keamanan dalam aksi demonstrasi sejumlah elemen masyarakat dalam rangka menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Kamis (15/9/2022) di kawasan Malioboro.

"Terkait dengan pengamanan hari ini Polresta Yogyakarta menyiapkan 250 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa dari teman-teman mahasiswa UGM dan ARB," kata Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo kepada awak media, Kamis (15/9/2022).

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pihak yang hendak melakukan aksi menyampaikan pendapat di muka umum itu agar tetap menaati aturan yang ada. Termasuk dengan tidak berbuat yang termasuk dalam tindakan melanggar hukum.

Baca Juga:Ultimatum Pemerintah Cabut Aturan Kenaikan Harga BBM, Ini Tiga Tuntutan BEM SI

"Kami mengimbau untuk rekan-rekan mahasiswa yang unjuk rasa untuk melaksanakan unjuk rasa dengan tertib aman, santun, tetap menjaga kondusivitas Kota Yogyakarta," ucapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak