Menilik Lebih Jauh Manuskrip Jawa, Pesan Tersirat yang Diberikan Leluhur untuk Perkembangan Kehidupan Manusia

Ada berbagai tata caranya di sana yang didapat dimaknai bukan hanya sebagai bacaan biasa. Melainkan sebagai sebuah tinggalan pusaka yang bisa dipelajari.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 21 September 2022 | 22:28 WIB
Menilik Lebih Jauh Manuskrip Jawa, Pesan Tersirat yang Diberikan Leluhur untuk Perkembangan Kehidupan Manusia
Program wicara diskusi publik Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) dengan tajuk 'Wacana Lingkungan dalam Manuskrip Jawa' di Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Rabu (21/9/2022). [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id]

Hal itu kemudian dianggap anugerah sebab diperintah langsung oleh raja. Carik merasa mendapat power atau semacam kekuatan untuk menulis sesuatu.

Sehingga ia dapat menuliskan itu dengan nyaman akibat dari anugerah tadi. Hal itu dianggap suatu kepercayaan dan rasa itu yakin untuk menulis itu kemudian menjadi sugesti.

"Dan itu lah manusia Jawa yang penuh dengan simbol, dan selalu hormat dengan siapa yang dikatakan sebagai patron itu. Ilmunya sangat banyak, piwulang sangat banyak. Ada banyak ilmu yang belum kita ungkap," tandasnya.

Lalu kaitannya dengan lingkungan khususnya air dan tanah, Penggiat Komunitas Sraddha, Rendra Agusta menambahkan memang hal itu tidak ditemui secara spesifik di dalam naskah kuno. Namun soal air sendiri bisa dilihat dalam manuskrip tahun 1870-an saat tren naskah lawatan atau perjalanan.

Baca Juga:Melihat Dua Manuskrip Kuno GPiB Immanuel Kota Malang, Beberapa Kali Diminta Pemerintah dan Ditolak

"Itu perjalanan raja, perjalanan tokoh. Nah itu akhirnya nanti akan mengunjungi beberapa tempat, salah satu bentuknya mata air," ungkap Rendra.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak