Ia berharap ke depan ada banyak praktisi lain yang ingin ikut program praktisi mengajar. Agar dapat lebih banyak sharing pengalaman dan bisa berkolaborasi dengan dosen perguruan tinggi.
Sekretaris Departemen Ilmu Komunikasi UGM sekaligus salah satu pengampu mata kuliah kajian selebritas, Lidwina Mutia, mengatakan bahwa kehadiran Prilly menjadi kesempatan yang luar biasa bagi mahasiswanya. Terlebih memang ada peminatan spesifik di departemennya.
"Apalagi ini menjadi salah satu cara kami juga untuk bisa mengenalkan teman-teman di luar bahwa kolaborasi ini memang sangat diperlukan untuk perkuliahan. Apalagi di kelas kami, di departemen ilmu komunikasi di program sarjana, kami punya peminatan yang sangat spesifik untuk peminatan media entertaiment dan salah satunya mengkaji terkait kajian selebritas," kata Mutia.
Dosen pengampu mata kuliah kajian selebritas, Mashita Fandia menuturkan hadirnya Prilly sekaligus memberikan gambaran yang lebih riil dan praktikal untuk mahasiswa. Terlebih yang mengambil kajian selebritas terkait bagaimana proses selebritifikasi dan selebritisasi di Indonesia.
Baca Juga:Prilly Latuconsina Tampil Jadi Cewek Mamba, Intip Detail OOTDnya
"Dan Prilly adalah sosok yang tepat karena beliau sanggup menyampaikan fenomena dan mengabstraksinya ke dalam konsep-konsep seperti itu dan tadi saya kira teman-teman mendapatkan ilmu dasar yang sangat komprehensif dari kak Prilly. Untuk itu harapannya ke depan kolaborasi seperti ini akan bisa terus berjalan," ucap Mashita.