Ditanya Soal Berkarier Jadi Dosen, Prilly Latuconsina Jawab Begini

Perempuan kelahiran 1998 itu mengaku bahwa menjadi pengajar merupakan impiannya sejak kecil.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 29 September 2022 | 16:47 WIB
Ditanya Soal Berkarier Jadi Dosen, Prilly Latuconsina Jawab Begini
Prilly Latuconsina di UGM - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Aktris dan pebisnis Prilly Latuconsina mengaku memang bercita-cita sejak kecil untuk menjadi seorang pengajar. Saat ini ia tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S-2 guna melancarkan cita-citanya tersebut.

Hal itu diungkapkan Prilly seusai memberikan kuliah perdana kepada mahasiswa tentang kajian selebritas di Ilmu Komunikasi UGM.

"Amin ya (jadi dosen). Kebetulan kan saya jadi dosen kan banyak yang tanya karena saya baru lulusan S1 kok bisa jadi dosen, akhirnya terjawab bahwa saya mengikuti program praktisi mengajar," ujar Prilly kepada awak media, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga:Kesan Pertama Jadi Dosen Praktisi di UGM, Begini Kata Prilly Latuconsina

"Apakah saya akan menjadi dosen? Berarti saya harus S2 dulu ya. Dan memang kebetulan saya S2 ingin konsentrasinya di pendidikan," sambungnya.

Perempuan kelahiran 1998 itu mengaku bahwa menjadi pengajar merupakan impiannya sejak kecil. Ia berharap cita-citanya itu bisa terlaksana.

"Jadi ya semoga bisa terlaksana karena memang saya punya passion untuk mengajar dan cita-cita saya dari kecil ingin banget jadi guru. Jadi semoga bisa terlaksana," ucapnya.

Diketahui bahwa sebelumnya Prilly mengambil jurusan Ilmu Komunikasi di London School of Public Relation (LSPR).

Sedangkan dalam kegiatan di UGM kali ini, Prilly sendiri mengikuti program Praktisi Mengajar yang merupakan alah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini membuka kesempatan bagi praktisi handal di berbagai bidang untuk mengajar di kelas dan membagikan keterampilan serta pengalaman riil dari dunia industri.

Baca Juga:Usai Ikuti Kelas Prilly di UGM, Mahasiswa Bilang Begini

Program Praktisi Mengajar diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2022. Hal itu bertujuan untuk mengatasi problem kesenjangan antara keahlian lulusan dan kebutuhan dunia kerja.

Dalam program praktisi mengajar itu si praktisi sendiri yang mengajukan diri atau mendaftar program tersebut. Nanti yang bersangkutan akan memilih untuk mengajar mata kuliah tertentu sesuai bidangnya di sebuah perguruan tinggi.

Kemudian oleh sistem akan dipertemukan oleh universitas yang sesuai dari pengajuan parktisi tersebut. Program tersebut yang membawa Prilly ke UGM untuk menyumbangkan ilmunya selama ini.

News

Terkini

Berikut keutamaan dzikir pagi petang, bisa langsung diamalkan.

News | 16:34 WIB

saat ini, selain Gunung Semeru ada gunung api lain di Indonesia yang masih aktif, salah satunya Gunung Merapi.

News | 16:22 WIB

Berikut link streaming Piala dunia 2022.

News | 16:18 WIB

Pernikahan Erina Gudono dan Kaesang Pangarep akan digelar 10 Desember 2022 mendatang

News | 16:14 WIB

Skuat Garuda menjadi tim dengan status market value termahal kalahkan Thailand dan Vietnam.

News | 14:43 WIB

Cedera yang dialami oleh Dimas Drajad mendapat sorotan dari salah satu media Vietnam, thethao247.

News | 14:39 WIB

prosesi pernikahan Kaesang dan Erina yang diselenggarakan di DIY turut berpengaruh pada tingkat okupansi hotel.

News | 14:26 WIB

berikut ini 4 kolam renang terpopuler yang ada di Jogja

Lifestyle | 11:26 WIB

Pengaturan izin PLTN pun sudah diatur pemerintah.

News | 11:23 WIB

Berikut doa setelah Sholat Dhuha yang dianjurkan untuk dibaca.

News | 11:20 WIB

Silver Hanoman diberikan kepada film 'Leonor Will Never Die'.

News | 13:17 WIB

lebih dari 16.000 penonton hadir dalam perhelatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-17 (JAFF17)

News | 13:13 WIB

sebelumnya diberitakan seorang wisatawan tewas usai jip wisata yang dinaikinya mengalami kecelakaan terjun ke jurang

News | 13:09 WIB

berikut ini 4 manfaat yang kamu peroleh kalau baca doa sebelum masuk ke kamar mandi

Lifestyle | 12:10 WIB

Target booster 50 persen itu memang sulit, tetapi mudah-mudahan akhir tahun bisa

News | 11:10 WIB
Tampilkan lebih banyak