13 Tragedi Kelam dalam Sepak Bola Dunia, Peristiwa Berdarah di Kanjuruhan Malang Salah Satunya

Peristiwa yang terjadi usai laga klasik antara Arema FC vs Persebaya Surabaya telah memakan banyak korban jiwa.

Galih Priatmojo
Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:38 WIB
13 Tragedi Kelam dalam Sepak Bola Dunia, Peristiwa Berdarah di Kanjuruhan Malang Salah Satunya
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

SuaraJogja.id - Keurusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang (1/10/2022) malam hari, menjadi peristiwa kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia maupun dunia.

Peristiwa yang terjadi usai laga klasik antara Arema FC vs Persebaya Surabaya telah memakan banyak korban jiwa. Di negara belahan dunia lainnya, kejadian yang sama juga pernah terjadi dalam dunia sepak bola.

Banyak yang mengklaim jika insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang menjadi peristiwa terburuk sepanjang sejarah perjalanan sepak bola Indonesia.

Berikut catatan sejarah mengenai peristiwa terburuk dalam sepak bola lainnya:

Baca Juga:Kekalahan Arema FC Atas Persebaya Berujung Kerusuhan, Manajemen Siap Beri Santunan kepada Keluarga Korban

1. Rusia (Oktober 1982)

Bentrok antara pendukung Spartak (Moskow) dengan pendukung HFC Haarlem (Belanda) usai pertandingan Piala UEFA di Stadion Luzhniki telah memakan korban jiwa sebanya 66 orang. Namun berdasarkan data lainnya, korban yang tewas dalam tragedy tersebut sebanyak 340 jiwa.

2. Inggris (Mei 1985)

Kebakaran tribun penonton di Bardford telah menewaska 56 orang tewas dan lebih dari 200 orang luka-luka. Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut terkait sumber api berasal.

3. Nepal (1988)

Baca Juga:Kronologi Penyebab 127 Orang Meninggal Dunia dalam Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya

Terdapat 90 orang tewas akibat berdesak-desakan untuk keluar dari Stadion Nasional Nepal. Para pendukung dengan sigap berlari meninggalkan tribun stadion akibat angin rebut yang tiba-tiba datang di tengah berlangsungnya pertandinga.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak