Kisah Pilu Mahasiswi UNY, Berjuang Bayar Uang Kuliah Hingga Tutup Usia

mahasiswi pendidikan sejarah UNY terkendala biaya UKT hingga akhirnya meninggal

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:10 WIB
Kisah Pilu Mahasiswi UNY, Berjuang Bayar Uang Kuliah Hingga Tutup Usia
Kicauan Ganta Semendawai soal kisah rekan kuliahnya yang berjuang cari biaya kuliah hingga tutup usia. [Ganta Semendawai/Twitter]


"Itu bukan terendah, level terendah kalau nggak salah Rp500 ribuan," imbuhnya.


Ganta mengungkapkan semangat kuliah rekannya itu masih terus terlihat khususnya pada saat awal kuliah. Terlebih ketika ada bantuan yang diberikan oleh guru-guru sekolah hingha rekan kampusnya untuk menutup biaya itu.


Namun perjuangan R untuk mengusahakan keringan UKT tak berhenti begitu saja. Walaupun dengan segala rintangan dan hambatan birokrasi yang berbelit, ia terus usahakan itu.


Hingga melewati semester dua, tak hanya keringanan biaya saja yang ia usahakan. R turut mencoba mencari pemasukan dari bekerja paruh waktu.

Baca Juga:Mahasiswa UNY Beri Pendampingan bagi Difabel Korban Pelecehan Seksual lewat Gim


Sayangnya, diungkapkan Ganta hasil dari jerih payah R itu tidak seberapa. Rekannya itu hanya mendapat keringanan biaya sebesar Rp600 ribu dari total UKT yang harus dibayarnya tadi.


Semangat R untuk bisa melanjutkan kuliah mulai meredup tepatnya ketika memasuki semester tiga. Ketika itu R mulai tak terlihat lagi dalam aktivitas perkuliahan.


Ganta mengaku sempat menerima dua informasi terkait rekannya tersebut kala itu. Pertama bahwa R tengah mengambil cuti untuk bekerja guna dapat mencukupi kebutuhan uang UKT itu.


Kedua adalah terkait dengan R yang memutuskan berhenti kuliah. Sebab sudah tak mampu lagi untuk membayar UKT. Hingga akhirnya justru adalah kabar duka yang muncul.


"Selama ini dia mengidap hipertensi yang amat buruk. Ancamanan putus kuliah kian memperburuk keadaannya. Setelah beberapa waktu tidak kuliah, tiba-tiba muncul kabar ia sedang kritis di RS. Pembuluh darah di otaknya pecah," terangnya. 

Baca Juga:Prihatin Marak Kejahatan Jalanan, Mahasiswa UNY Kembangkan Aplikasi Kurangi Klitih


Menurut Ganta, R merupakan bukti nyata dari kejamnya sebuah institusi dan sistem pendidikan di negeri ini. Terlebih dengan komersialisasi pendidikan yang masih terus berlangsung. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak