Pihaknya juga telah meminta kepada puskesmas dan fasilitas kesehatan lain untuk kesiapsiagaan dari dampak cikbul.
Terutama apabila ditemukan kasus keracunan akibat pangan, khusunya cikbul atau penggunaan nitrogen cair pada pangan siap saji.
"Segera dilaporkan,” tegas Kustini.
Kepada petugas kesehatan, diminta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait makanan yang baik untuk dikonsumsi.
Baca Juga:Ini Bahaya Ciki Ngebul untuk Kesehatan, Anak Bisa Keracunan!
Selain itu, mengidentifikasi jika ditemukan pedagang makanan cikbul dan sejenisnya.
Ditambahkan Kustini, saat ini Dinas Kesehatan Sleman bersama BPOM juga telah turun ke lapangan, untuk melakukan monitoring penjaja makanan cikbul.
"Beberapa hari ini sudah monitoring juga, di antaranya pasar malam di Denggung dan Maguwoharjo. Tidak ditemukan pedagang cikbul," pungkas Kustini.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Jajanan Ciki Ngebul di Bogor Boleh Beredar, Padahal Sudah Banyak Anak Keracunan