"Ia melihat pengendara Scoopy hitam dengan list samping merah berboncengan, dan yang membonceng pakai celana pendek. Motor melaju kencang di belakang truk," ujarnya.
Hanya saja saksi Danu tidak mengetahui nomor plat kendaraannya.
Usai kejadian, pihak Sekretariat NU Ranting Banyurejo melepas papan nama yang berlubang atau kaca pecah tersebut, agar permasalahan tidak berkepanjangan.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga:Porseni NU 2023 dan Jalan Sehat Usai, Nusron Wahid Berterimakasih ke Warga Solo