Mulai dari integrasi sistem SIBAKUL bagi tenant TM, Inovasi pengelolaan sampah (PESONA), Pembentukan Koperasi TEMADJI, Pengembangan Tenant melalui berbagai pelatihan bisnis, Program Pemasaran Tematik dan Pameran yang berkelanjutan.
"Mereka (pedagang) sudah ada beberapa yang terkait informal jadi formal. Mereka juga sudah punya nomor induk usaha. Jadi memang sudah naik kelas. Terkait produk juga sudah disertifikasi sesuai dengan kebutuhannya, meningkat dari sisi beberapa aspek, SDM naik, produk naik, mereka juga sudah masuk digitalisasi cashless," tandasnya.
Pihaknya berharap dengan konsistensi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan para pelaku usaha, ke depan akan terwujud ekistensi Teras Malioboro sebagai tempat wisata belanja khas di Jogja. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:Miris! Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Mahasiswi Ini Langsung Pergi Lihat Pawai di Malioboro