Menyinggung soal kapasitas barak, Amin mengungkap saat ini barak pengungsian -salah satunya Pandanpuro- sedang ditinjau ulang. Karena sebelumnya, penggunaannya menyesuaikan situasi pandemi Covid-19.
"Barak sudah dibersihkan dan siap pakai, sudah kami cek semua," ucapnya.
Pihaknya sekaligus terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tetap waspada.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Terkait kondisi terkini Gunung Merapi, Kustini tetap meminta masyarakat agar tetap tenang dan selalu waspada.
Baca Juga:Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berlangsung Pasca Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi
"Kita pantau terus pengamatan dari BPPTKG seperti apa, yang penting saat ini tetap tenang dan waspada. Jangan sampai ada yang beraktivitas dari zona berbahaya yang sudah ditetapkan. Hindari sementara wilayah sungai," pungkas Kustini.
Barak pengungsian juga sudah siap untuk digunakan apabila kondisi darurat berlangsung, imbuh Kustini. Sedikitnya ada sekitar 40 barak pengungsian dan non barak pengungsian, yang dikelola oleh pemerintah.
"Kondisi barak pengungsian baik utama dan penyangga sudah siap, kebutuhan logistik dari dapur umum juga sudah siap jika darurat. Dan seluruh relawan dari Tagana juga [siap]," tegas Kustini.
Kontributor : Uli Febriarni