Antisipasi Erupsi Susulan, Ini Titik Pengungsian Bagi Warga Lereng Merapi di Jogja

Apabila terjadi peningkatan status Merapi, perintah pengungsian melalui jalur Bupati, Panewu, Lurah, Dukuh

Galih Priatmojo
Senin, 13 Maret 2023 | 16:05 WIB
Antisipasi Erupsi Susulan, Ini Titik Pengungsian Bagi Warga Lereng Merapi di Jogja
Merapi Kembali Erupsi (Twitter/BPPTKG)

SuaraJogja.id - Sejak meluncurnya material awan panas guguran Gunung Merapi, sejauh 7 Km, Sabtu (11/3/2023) siang,  dan masih terus aktif hingga kini, ativitas masyarakat di kawasan lereng Merapi berjalan seperti biasa.

Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, mengatakan, meski demikian pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi melibatkan personal pamong dan staff, unitlak, satlinmas.

Salah satu bahasan, terkait menyiapkan tempat pengungsian, sekira kondisi Merapi mengalami peningkatan aktivitas.

"Untuk warga Padukuhan Kaliurang Barat di Barak Pengungsian Pandanpuro. Untuk warga Padukuhan Kaliurang Timur di Grhasia Pakembinangun," kata dia, Senin (13/3/2023).

Baca Juga:Mengenal Fenomena Pareidolia, Saat Awan Panas Gunung Merapi Disebut Mirip Tokoh Petruk

Sementara itu, untuk warga Padukuhan Ngipiksari di Balai Kalurahan Harjobinangun dan Candibinangun. Sedangkan warga Padukuhan Boyong di Disaster Oasis dan Tanen.

Hasil lain dari koordinasi itu, masing-masing dukuh KRB III dimohon menyiapkan titik-titik kumpul untuk kelompok rentan, di tempat yang dipandang aman.

Amin menambahkan, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat dimohon tetap tenang, jangan panik dan dibiasakan untuk mengikuti informasi terkini dari sumber-sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Apabila terjadi peningkatan status Merapi, perintah pengungsian melalui jalur Bupati, Panewu, Lurah, Dukuh," lanjut dia.

Kepada seluruh masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan kegiatan di tempat yang berbahaya.

Baca Juga:Cara Menyelamatkan Diri dari Erupsi Gunung, Waspada Merapi Meletus

"Warga KRB III dimohon mengaktifkan pos-pos ronda, untuk memantau perkembangan keadaan. Selain itu, selalu siaga menyiapkan kendaraan untuk evakuasi dan menyiapkan tas siaga bencana di tempat yang mudah dijangkau," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak