Ia menambahkan secara kultural memang hubungan antara laki-laki dan perempuan akan mudah menimbulkan relasi intimasi. Hal itu yang kemudian diyakini memunculkan faktor ketertarikan antara korban dan pelaku.
Hingga kemudian menjadi salah satu alasan korban akhirnya mau diajak bertemu oleh pelaku di sebuah wisma tersebut.
"Korban adalah ibu tunggal, dimana ketika dia menjadi ibu tunggal atau yang biasa disebut sebagai janda, dia akan mendapatkan stigma negatif dan ntuk membangun relasi intimasi itu sulit dilakukan," tandasnya.
Baca Juga:Sosok Pelaku Mutilasi Wanita di Sleman: Pekerja Persewaan Tenda, Kenal Korban di Facebook