SuaraJogja.id - Pariwisata DIY disebut-sepi saat Lebaran 2023 lalu. Target 5,9 juta wisatawan atau pemudik pun dinilai tak memenuhi target. Dinas Pariwisata DIY menyebut hanya 70 persen dari capaian kunjungan tahun 2022. Bahkan isu wisata DIY kalah dari Solo pun mengemuka di sosial media (sosmed).
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pun memberikan tanggapan terkait fenomena ini. Ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sultan menyatakan tak mempersoalkan pariwisata disebut lesu. Hal itu bakan merupakan hal yang wajar karena tidak semua wisatawan datang ke DIY.
"Masa kabeh ming (semua cuma-red) berkunjung pariwisata ning Jogja saja. Di lain tempat kan juga ada obyek (wisata)," paparnya.
Menurut Sri Sultan HB X, pada libur Lebaran, wisatawan didominasi warga DIY yang berkerja di luar kota. Mereka pulang ke rumah keluarga atau kerabatnya dan memiliki agenda sendiri alih-alih menginap di hotel. Apalagi selama dua tahun belakangan tidak boleh mudik ke kampung halaman akibat pandemi COVID-19.
Baca Juga:Sambangi Warga Saat Kunjungan ke Jogja, Prabowo Subianto Diteriaki Presiden 2024
Karenanya libur Lebaran di DIY memiliki tipikal tersendiri dibandingkan daerah lain. Warga yang menikmati liburan terkadang tidak bersamaan. Adapula warga yang tetap berada di rumah untuk mengantisipasi kunjungan silaturahmi keluarga besar.
“Kan pola pola seperti itu yang terjadi. Jadi jangan berharap pasti jumlahnya [wisatawan yang masuk jogja] sama. Tergantung kondisi-kondisi yang ada," tandasnya.
Selain tipikal pemudik, lanjut Sri Sultan HB X, pariwisata DIY sepi karena terlalu tinggimya ekspetasi yang ditargetkan. Pemerintah pusat memprediksi kunjungan ke DIY mencapai 5,9 juta wisatawan pada Lebaran lalu.
Namun ternyata banyaknya pemudik yang memilih pulang dan menginap ke keluarga alih-alih menginap di hotel. Akibatnya hunian hotel tidak setinggi target.
“Mungkin dari estimasinya saja ya memang keliru sehingga kita terlalu berasumsi seperti itu," imbuhnya.
Baca Juga:Dikerubungi Warga saat di Jogja, Prabowo Subianto Diteriaki Presiden 2024
Kontributor : Putu Ayu Palupi