DKPP Sebut Bantul Aman dari Kasus Antraks Hewan Ternak

Wilayah Bantul urung terpengaruh kasus antraks

Galih Priatmojo
Jum'at, 14 Juli 2023 | 16:13 WIB
DKPP Sebut Bantul Aman dari Kasus Antraks Hewan Ternak
Ilustrasi sapi, ciri-ciri antraks pada sapi dan manusia (Alwi Hafizh A./Unsplash)

SuaraJogja.id -  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan bahwa daerah ini masih aman dari penularan kasus antraks hewan ternak, meskipun penyakit zoonosis tersebut ditemukan di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

"Alhamdulillah sampai sekarang Bantul masih aman untuk antraks, dan kita harapkan di Bantul jangan sampai terjadi," kata Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo di Bantul, Jumat.

Dia mengatakan, berbagai upaya dalam mencegah dan mengantisipasi kasus antraks di Bantul diantaranya dengan pengawasan lalu lintas ternak di sejumlah kecamatan yang berbatasan dengan Gunungkidul, dan ternak yang datang dari luar daerah.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan kapolsek (kepala kepolisian sektor), danramil (komandan koramil) untuk membantu sosialisasi ke masyarakat, jangan sampai di Bantul ada 'brandu' atau tradisi motong ternak yang mati," katanya.

Baca Juga:Pemkab Gunungkidul Urung Tetapkan Status KLB Terkait Antraks, Ini Alasannya

Sebab, menurut dia, salah satu penularan penyakit dari hewan ke manusia salah satunya mengkonsumsi daging dari potongan hewan yang sudah mati namun kematiannya itu akibat terkena penyakit.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk harga hewan ternak di Bantul saat ini juga belum ada perubahan dengan kasus antraks di daerah tetangga tersebut. Namun pihaknya akan terus memantau perkembangan harga di pasar hewan.

"Kelihatannya belum ada perubahan ke harga ternak dengan adanya ini, karena di Bantul belum ada, harganya masih sama dengan sebelumnya tidak ada penurunan yang signifikan," katanya.

Begitu juga dengan pasokan hewan ternak ke Bantul dari daerah lain, belum ada kendala. Pihaknya juga menerjunkan petugas kesehatan hewan untuk memeriksa ternak yang didatangkan dari luar maupun ke kelompok kelompok ternak.

"Masih sama untuk pasokan hewan ternak di Bantul, karena itu tadi di Bantul masih aman, kami harapkan doanya semuanya agar jangan sampai di Bantul ada antraks," katanya.

Baca Juga:Mencuat Kasus Antraks hingga Ada yang Meninggal, Pemkab Gunungkidul Belum Akan Tetapkan Status KLB

Pihaknya juga meminta para peternak segera melaporkan ke petugas kesehatan hewan baik yang ada di Puskeswan maupun DKPP Bantul, apabila ternak yang dimilikinya tidak sehat atau ada gejala sakit, untuk dipastikan kondisi kesehatannya.

"Gejalanya ternak terkena antraks sebetulnya hampir sama dengan penyakit lain, ada panas dan lain lain. Tapi teman teman peternak sudah tahu soal itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak