Eko menambahkan, penyelesaian problem sampah segera dikerjakan. Terlebih lagi ada inisiatif kelompok masyarakat yang sudah berhasil jalankan bank sampah di lingkungan RT/RW secara sukarela.
"Ada teknologi tepat guna yang dijalankan proses dan olah sampah anorganik menjadi beton, jadi pupuk dan ternak maggot untuk sampah organik. Pemkot Yogyakarta dan pemda DIY bisa fasilitasi itu lewat pengadaan mesin cacah sampah untuk dikelola bank sampah misalnya," ungkapnya.
Selain langkah refocusing anggaran di APBD perubahan baik Pemkot Yogyakarta maupun pemda DIY, perlu juga mengajak peran serta pengusaha DIY untuk pastikan kelola sampahnya dan bantu masyarakat di sekitarnya.
"Selain kerja cepat pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta atasi problema sampah peran pengusaha penting juga urusi sampah. Proses dan olah sampah dari lingkungan usahanya, bantu warga sekitar nya kelola sampah, saya yakin masyarakat Yogyakarta mampu bangkit bersama selesaikan urusan sampah perkotaan ini secepatnya," kata dia.
Baca Juga:Sampah di Bantaran Kali Cikeas Jatirangga Bekasi Mencapai 500 Ton, Menumpuk Sejak 10 Tahun Lalu
Kontributor : Putu Ayu Palupi