Sembilan Pasien Meninggal Dunia, Warga Bantul Perlu Waspadai Leptospirosis yang Meningkat di Tahun Ini

Perbandingan tahun 2022 hanyay 137 kasus, sementara di 2023 hingga pertengahan Oktober ini mencapai 157 kasus.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 12 Oktober 2023 | 17:30 WIB
Sembilan Pasien Meninggal Dunia, Warga Bantul Perlu Waspadai Leptospirosis yang Meningkat di Tahun Ini
Ilustrasi tikus penyebar infeksi Leptospirosis - Leptospirosis adalah. (Pexels)

Bukan tanpa alasan pemeriksaan secara cepat perlu dilakukan. Mengingat gejala awal dari leptospirosis bisa tertangani dengan cepat untuk dilakukan penanganan.

Jika warga datang dalam kondisi sakit yang sudah berat hal itu tentu membahayakan jiwanya, menyusul penyakit ini berpeluang membunuh korbannya.

Agus mengatakan Dinkes Bantul juga sudah memberikan sosialisasi secara terukur untuk pencegahan serta mewaspadai penyakit tersebut. Namun memang kepedulian warga terhadap kesehatannya harus menjadi yang utama.

Beberapa kapanewon di Bantul juga sudah disasar untuk memberikan informasi terhadap bahayanya leptospirosis. Dinkes mengingatkan agar sawah yang menjadi tempat penyebaran bakteri perlu diwaspadai.

Baca Juga:Ratusan Pelajar TK di Kabupaten Bantul Ikuti Lomba Lukis Batik Motif Kawung

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak