Harapan Alissa Wahid di Pemilu 2024, Perangkat Negara Tak Terjerat Conflict of Interest dan Masyarakat Lebih Bijak

Masyarakat harus lebih terbuka untuk memilah berita menjelang Pemilu 2024.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 30 Oktober 2023 | 10:42 WIB
Harapan Alissa Wahid di Pemilu 2024, Perangkat Negara Tak Terjerat Conflict of Interest dan Masyarakat Lebih Bijak
Alissa Wahid. [instagram]

SuaraJogja.id - Putri Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yakni Alissa Wahid berharap perangkat negara tidak terjerat dalam conflict of interest pada Pemilu 2024. Menurutnya perangkat negara harus bersikap netral dalam pesta demokrasi untuk rakyat ini.

"Dari jaringan GusDurian kita sangat mengharapkan pemilu ini bisa lepas dari potensi-potensi conflict of interest ya. Conflict of interest ini bisa datang dari perangkat negara," kata Alissa dikutip Senin (30/10/2023).

Ia menilai bahwa perangkat negara sangat rentan untuk terjebak dalam pusaran conflict of interest. Padahal pemilu ini merupakan pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sehingga diharapkan perangkat negara bisa bersikap netral selama Pemilu 2024 ini berlangsung. Agar tidak menimbulkan efek buruk bagi demokrasi di Indonesia.

Baca Juga:Kata Sri Mulyani Anggaran Pemilu 2024 Bisa Bengkak Puluhan Triliun

"Terutama ya dari perangkat negara ya karena perangkat negara itu rentan sekali untuk dia [terjebak conflict of interest]. Harusnya mereka netral karena pesta ini pesta rakyat, sehingga butuh perangkat negaranya netral. Nah kita ingin agar perangkat negara ini bisa netral," tegasnya.

Selain itu, kata Alissa, pihaknya meminta masyarakat untuk lebih bijak. Terlebih dalam menerima informasi yang diterima dari berbagai sumber terkait pemilu nanti.

Putri sulung Gus Dur itu tak ingin pemilu yang berlangsung lima tahun sekali ini justru merusak hubungan antar satu sama lain. Apalagi terhadap orang-orang di sekitarnya sendiri akibat perbedaan pilihan dan lainnya.

"Artinya kalau menerima informasi jangan ditelan mentah-mentah, apalagi kalau ini serangan antar orang. Inget hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita itu hubungan yang berlangsung jangka panjang, sementara pemilu ini hanya untuk lima tahun," tuturnya.

"Jadi ngapain yang hubungan jangka panjang itu rusak hanya karena urusan lima tahunan. Jadi warga bangsa moga-moga ayo kita lebih bijak. Beda pilihan boleh, gapapa, bagus, tapi gak perlu sampai kehilangan persaudaraan," kata dia.

Baca Juga:Songsong Pemilu 2024, Sri Purnomo Caleg DPR RI Buka Rumah Pemenangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak