Tekan Harga Bahan Pokok yang Naik Tinggi, Pemkab Bantul Sasar ke Wilayah dengan Tingkat Kemiskinan Tinggi

Sulistiyana mengungkapkan bahwa harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Bantul saat ini tergolong tinggi.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 08 November 2023 | 21:55 WIB
Tekan Harga Bahan Pokok yang Naik Tinggi, Pemkab Bantul Sasar ke Wilayah dengan Tingkat Kemiskinan Tinggi
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (23/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJogja.id - Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas bahan kebutuhan pokok di wilayah dengan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul, bekerja sama dengan Perum Bulog mengorganisir operasi pasar pada bulan November-Desember.

"Kami menitikberatkan operasi pasar kami pada daerah-daerah yang menghadapi tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kecamatan lain," ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Agus Sulistiyana, Rabu (8/11/2023).

Ia menyoroti beberapa wilayah, seperti Kecamatan Imogiri dan Dlingo, yang akan menjadi sasaran operasi pasar. Bahan-bahan pokok seperti gula, beras, dan sebagian cabai akan didistribusikan ke wilayah tersebut.

"Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada tiga komoditas ini, untuk memastikan bahwa stoknya tetap stabil. Kami akan memberikan dukungan di wilayah-wilayah tersebut, meskipun tanggal pastinya saya tidak ingat," tambahnya.

Baca Juga:Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Lebih lanjut, Sulistiyana mengungkapkan bahwa harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Bantul saat ini tergolong tinggi, seperti harga beras, gula, dan cabai. Harga cabai bahkan telah mencapai Rp60 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram.

"Mengenai kapan harga akan turun sulit untuk diperkirakan, karena banyak faktor yang mempengaruhi. Selain dari faktor 'penawaran dan permintaan', juga terkait dengan ketersediaan selama musim saat ini, serta faktor-faktor global," jelasnya.

Namun, ia berharap bahwa upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok di pasar dan operasi pasar yang akan dilakukan oleh Bulog di masa depan akan membantu menurunkan harga-harga tersebut secara bertahap.

"Saya yakin bahwa seiring berjalannya waktu, stabilitas harga akan terjaga. Biasanya, setelah harga naik, penurunannya akan sulit, karena seringkali diikuti oleh kenaikan biaya pengiriman dan faktor-faktor lainnya yang berdampak pada harga," kata dia. [ANTARA]

Baca Juga:Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak