Reservasi Hotel di Januari-Februari 2024 masih Tinggi, PHRI DIY Ungkap Faktornya

Pada masa Pilpres 2024, PHRI menyebutkan masih banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogja.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 03 Januari 2024 | 13:59 WIB
Reservasi Hotel di Januari-Februari 2024 masih Tinggi, PHRI DIY Ungkap Faktornya
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DPD DIY Deddy Pranowo Eryono - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono menyatakan reservasi hotel di Yogyakarta masih tinggi usai masa libur nataru tepatnya Januari hingga Februari 2024. Hingga saat ini terpantau reservasi berkisar antara 40-55 persen.

Padahal, diakui Deddy, biasanya pada bulan Januari hingga Februari sendiri merupakan low season. Mengingat masa liburan telah usai dan sekolah sudah kembali masuk.

"Januari reservasi sudah cukup baik, ya 50-55 persen terutama hotel bintang. Februari itu 40-50 persen, yang biasanya Januari-Februari low season ini alhamdulillah ada tamu reservasi," kata Deddy, Rabu (3/1/2024).

Menurut Deddy, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Termasuk sejumlah acara penting yang akan digelar di Yogyakarta dalam dua bulan ini.

Baca Juga:Ziarah ke Makam Sang Ayah, Anies Baswedan Ingat Pesan Soal Perubahan

Salah satunya yakni "Dhaup Ageng" atau pernikahan agung di Kadipaten Pakualaman. Apalagi berdasarkan informasi akan ada sejumlah tamu penting negara yang akan menghadiri acara tersebut.

Ditambah pula dengan sejumlah masyarakat yang memilih menunda liburan. Sehingga memilih awal tahun untuk berpergian termasuk ke Jogja.

"Ya itu karena ada Dhaup Ageng Pakualam, lalu karena dari bulan Desember tidak dapat kamar kemudian dia [wisatawan] mundur ke Januari. Jadi intinya minat wisatawan untuk datang ke DIY itu masih tinggi," ungkapnya.

PHRI DIY menargetkan setidaknya okupansi hotel di wilayahnya pada Januari-Februari mendatang berada di angka 75-80 persen. Pihaknya optimis target itu bisa tercapai melihat tren positif belakangan ini.

"Bulan ini kemungkinan masih ada kenaikan. Target Januari hanya 75-80 persen, turun 10 persen [dari target saat libur nataru] karena biasanya low season di bulan ini [Januari]. Februari cukup 75 persen. Kalau tahu lalu [okupansi] Januari 70 persen dan Februari 55 persen," terangnya.

Baca Juga:Kantor Imigrasi Yogyakarta Gelar Operasi JAGRATARA Pengawasan Orang Asing secara Serentak di Seluruh Indonesia

Bulan Februari yang diketahui merupakan ajang Pilpres 2024 pun, dikatakan Deddy, masih akan menyumbangkan wisatawan yang cukup banyak. Namun dengan catatan tidak ada gejolak politik selama masa kampanye hingga Pilpres nanti.

Pasalnya reservasi pun bisa mundur atau bahkan dibatalkan jika situasi stabilitas politik tidak terkendali. Apalagi jika terjadi gesekan antar kelompok.

"Masih ada gelombang wisatawan iya, bahkan menjelang coblosan pun masih ada, setelah coblosan juga ada. Makanya kita berharap kondisi keamanan dan stabilitas politik di Daerah Istimewa Yogyakarta itu terkendali. Lebih-lebih ini masa kampanye," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak