Gerah Masalah Darurat Sampah Yogyakarta, TPS 14 Dipoyudan Gunakan Properti Limbah untuk Pencoblosan

TPS 14 ini didekorasi dengan beragam ornamen sampah daur ulang dan sampah organik. Sebut saja botol bekas air mineral, ranting-ranting pohon hingga kardus bekas

Galih Priatmojo
Rabu, 14 Februari 2024 | 14:53 WIB
Gerah Masalah Darurat Sampah Yogyakarta, TPS 14 Dipoyudan Gunakan Properti Limbah untuk Pencoblosan
Para warga mengikuti pemungutan suara di TPS 14 Dipoyudan, Ngampilan, Kota Yogyakarta yang bertema darurat sampah, Rabu (14/02/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Berbagai hal menarik terjadi selama pelaksanaan pemungutan suara Pemilu di Yogyakarta, Rabu (14/02/2024). Salah satunya kreativitas warga dalam menyikapi isu-isu lingkungan yang direfleksikan pada pernak-pernik Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebut saja di TPS 14 Dipoyudan, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Anak-anak muda di kampung tersebut mendekorasi TPS dengan limbah-limbah tak terpakai. 

Bukan tanpa alasan. Mereka mengangkat isu darurat sampah yang terjadi di Kota Yogyakarta. 

TPS 14 ini didekorasi dengan beragam ornamen sampah daur ulang dan sampah organik. Sebut saja botol bekas air mineral, ranting-ranting pohon, kardus bekas hingga gerobak sampah yang berisi limbah tanaman.

Baca Juga:Tingkat Partisipasi Pemilih Diprediksi Tinggi, Mahfud MD Ingatkan KPU Soal Ketersediaan dan Distribusi Logistik Pemilu

Tak hanya itu, TPS tersebut juga dihiasi mural yang dilukis di kain putih. Sejumlah pesan moral pun dituliskan seperti 'Wilayahe resik rejekine asik, pilih sing becik negarane apik (wilayahnya bersih rezekinya asik, pilihannya baik negaranya baik) di kain yang jadi latar belakang bilik suara.

"Memang sebetulnya kita mengangkatnya isu lingkungan, kalau lingkungan masih terlalu umum sehingga kita kerucutkan terkait dengan masalah darurat sampah yang jadi persoalan di kota jogja ini," ujar Koordinator Tim Pendukung TPS 14, Dimas Arifin Hamsyah disela pemungutan suara.

Dekorasi tersebut, menurut Dimas dibuat dua hari sebelum pemungutan suara. Lebih dari 20 anak muda di kampung ikut berkreasi membuat dekorasi yang unik tersebut.

Mereka berharap dengan mengangkat isu darurat sampah di Kota Yogyakarta maka para warga bisa lebih sadar dalam mengatasi masalah tersebut selain memberikan suaranya dalam pemilu. Pemimpin yang baru nanti pun diharapkan bisa memiliki kepedulian dalam mengatasi masalah-masalah lingkungan, termasuk sampah.

"Harapan kita melalui konsep kegiatan ini ya sedikit ada pesan moral kepada masyarakat yang datang menggunakan hak pilihnya, sehingga bisa sadar terkait dengan pentingnya bagaimana permasalahan sampah atau ikut membantu menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di jogja," tandasnya.

Baca Juga:Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Keluarga Ikut Nyoblos di TPS 12 Kraton

Selain isu sampah dalam dekorasi, lanjut Dimas, para petugas TPS juga mengenakan pakaian atau seragam yang unik. Bukan pakaian formal, mereka memakai pakaian sehari-hari. Contohnya kaos oblong dengan topi caping berbentuk bundar dan juga handuk di pundaknya.

"Teman-teman menggunakan pakaian yang nuwun sewu ini bukan tidak pantas tapi memang konsepnya seperti itu, inilah kehidupan masyarakat sehari hari," jelasnya.

Konsep unik selalu mereka terapkan setiap Pemilu. Pada Pemilu 2009 mereka menggunakan pakaian wayang. 

Pada 2014 berkonsep seragam SD dengan pesan sekolah demokrasi. Sedangkan pada 2019  bertema Tempat Pusing Sementara (TPS).

"[Pemilu kali] ini karena berkaitan dengan sampah dan pemilahan bukan tempat pemungutan suara tapi tempat pemilahan suara," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak