"Dalam masa Lebaran ini dipakai karena sistem sudah siap, cctv sudah terpasang, semua secara infrastruktur, database IT-nya sudah siap, sudah beroperasional. Sudah pernah kita uji coba malam tahun baru kemarin," cetusnya.
"Jadi beda-beda ada yang counting kendaraan, counting people terus sama yang face recognition. 22, 21, 9 itu jumlah daripada ini. Ini bergabung dengan cctv yang sudah ada. Cctv yang sudah ada itu diberikan hardware dan software tertentu agar terintegrasi sehingga dia mempunyai kemampuan yang bisa memberikan kita analisa melalui AI," sambungnya.