"Ya kan kalau warga politik bertemu, biasanya terus nyenggol ke event politik terdekat," katanya.
Menurutnya, komunikasi politik menjelang Pilkada Sleman adalah sesuatu yang wajar, meski Kustini pernah menjadi lawan politiknya kala dirinya menjadi calon bupati pada Pilkada Sleman 2020.
"Artinya hal wajar saja komunikasi politik menjelang pilkada Sleman 2024. Sesuai ajaran Pak Prabowo. Walau kemarin berhadapa, tapi demi Sleman, kami terbuka untuk komunikasi," pungkasnya.
Baca Juga:Sleman Gencarkan Gerakan Intervensi, Stunting Melandai di Angka 12,4 Persen