Bappenas Pantau Pembangunan Inklusif Multipihak Melalui PRYAKKUM

Direktur Pusat Rehabilitasi YAKKUM dalam paparannya menjelaskan pentingnya kolaborasi multipihak terutama antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah.

Galih Priatmojo
Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:46 WIB
Bappenas Pantau Pembangunan Inklusif Multipihak Melalui PRYAKKUM
BAPPENAS RI bekerjasama dengan Program INKLUSI melakukan kunjungan lapangan untuk memantau pembangunan inklusif multipihak di Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Kamis (8/8/2024).

SuaraJogja.id - BAPPENAS RI bekerjasama dengan Program INKLUSI melakukan kunjungan lapangan untuk memantau pembangunan inklusif multipihak di Pusat Rehabilitasi YAKKUM di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Pusat Rehabilitasi YAKKUM dalam paparannya menjelaskan pentingnya kolaborasi multipihak terutama antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah.

"Selama 42 tahun perjalanan kami, berbagai pelayanan telah kami jalankan dengan pendekatan berbasis hak dan dijalankan langsung melalui kemitraan terutama dengan teman-teman penyandang disabilitas sebagai aktor utama. Masih banyak tantangan yang dihadapi sehingga kolaborasi yang lebih kuat terutama dengan pemerintah mesti dikuatkan" terangnya dalam rilis yang diterima suarajogja.id, Kamis (8/8/2024).

Dalam acara tersebut berbagai perwakilan dari kantor pemerintah juga menyatakan pentingnya kerja-kerja untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

Baca Juga:Efisiensi Penyelamatan: Damkarmat Jogja Incar Waktu Tanggap 8 Menit

Nursyamsu, Perencana Balai Kementerian Sosial, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat berkesan baginya, terutama setelah dirinya melihat dan menikmati kopi dari Cupable Coffee.

"Saya familiar dengan isu disabilitas karena dulunya saya menjabat sebagai Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas. Tadi, saya juga melihat langsung oleh teman-teman disabilitas di Cupable Coffee mengolah kopi. Saya juga sudah merasakan kopi yang dibuat dengan harga yang sangat bersaing, itu menarik sekali dalam kunjungan ini, karena teman-teman dengan disabilitas ternyata bisa mandiri dan bisa berkarya," ujarnya.

Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan BAPPENAS, Maliki juga mengapresiasi kontribusi PRYAKKUM sejak tahun 1982 hingga sekarang yang konsisten dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, dimana PRYAKKUM telah banyak membawa perubahan bagi para penyandang disabilitas.

"Program kemitraan seperti ini merupakan suatu leverage atau daya ungkit bagi kita. Kami sangat mengapresiasi kerjasama antara PRYAKKUM dengan Pemerintah Daerah juga Kementerian/Lembaga yang bisa lebih kuat lagi dan menjadi percontohan. Sejak berdiri, target dari PRYAKKUM sudah mencapai 15.000 orang, kalau saya tarik rata-rata saja dari 1982-2024 ada sekitar 350 orang target setiap tahunnya," terangnya.

"Namun dari 350 orang itu yang kami lihat menjadi cukup esensial dan ada perubahan kehidupan yang cukup signifikan, bagaimana kita bisa membuat pola dari pemberdayaan mulai dari pendataan bahkan sampai identitas hukum seperti administrasi kependudukan, hingga bagaimana mereka bisa mandiri. Itu adalah tool set kehidupan yang menurut saya cukup bermakna bagi seseorang. Kami sangat mengapresiasi jumlah target tahunan 350 orang ini yang signifikan bagi perencanaan pembangunan bahkan pelaksanaan pembangunan kedepannya," imbuhnya.

Baca Juga:Akhirnya Undang Perwakilan Pedagang Teras Malioboro 2 Berdialog, Pj Wali Kota: Ini Bentuk Itikad Baik

Acara pembangunan inklusif multipihak di Pusat Rehabilitasi YAKKUM dibuka Direktur Pusat Rehabilitasi YAKKUM Chatarina Sari sebagai tuan rumah. Selain dari Bappenas, acara tersebut juga dihadiri perwakilan DFAT, Ibu Irene Wijaya selaku Kepala Kebijakan Kemitraan-INKLUSI, serta oleh 10 perwakilan pemerintah Provinsi DI. Yogyakarta, Pemerintah Kab. Sleman dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak