Lestarikan Tradisi, Pentas Wayang Dies Natalis Fakultas Filsafat Tampilkan Dalang Mahasiswa

Antusiasme para mahasiswa dalam menekuni kesenian tradisional merupakan hal yang menggembirakan.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 20 Agustus 2024 | 12:58 WIB
Lestarikan Tradisi, Pentas Wayang Dies Natalis Fakultas Filsafat Tampilkan Dalang Mahasiswa
Pagelaran wayang kulit dalam acara Dies Natalis ke-57 Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (19/8/2024) malam. [Suarajogja.id/Hiskia Andika]

SuaraJogja.id - Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar pertunjukan wayang kulit pada Senin (19/8/2024) malam. Pagelaran budaya ini merupakan bagian dari tradisi peringatan Dies Natalis Fakultas Filsafat UGM.

Ada yang cukup menarik dalam pagelaran wayang pada Dies Natalis ke-57 Fakultas Filsafat semalam. Alih-alih menghadirkan dalang kondang, seorang mahasiswa UGM bernama Ki M. Rafì Nur Fauzy didapuk menjadi dalang pementasan tersebut.

Tak hanya dalang mahasiswa saja yang menampilkan Wayang Gajah Mada dengan lakon "Gajah Mada Suci" itu. Dia turut diiringi oleh sinden dan penabuh gamelan juga merupakan mahasiswa, yang tergabung dalam Unit Kesenian Jawa Gaya Surakarta (UKJGS) UGM.

Dekan Fakultas Filsafat, Siti Murtiningsih, menuturkan antusiasme para mahasiswa dalam menekuni kesenian tradisional merupakan hal yang menggembirakan. Sehingga hal itu perlu diberikan ruang yang lebih luas lagi.

Baca Juga:"Ojo Kesusu Rabi!": Wayang Cakruk jadi Ajang Edukasi Cegah Nikah Dini di Gunungkidul

"Ini adalah bukti bahwa generasi muda kita masih memiliki kecintaan yang besar terhadap budaya tradisional. Betapa bangganya kita semua bisa menyaksikan antusiasme kita semua dalam melestarikan dan merayakan kekayaan budaya nusantara," kata Murti dikutip Selasa (20/8/2024).

Disampaikan Murti, Fakultas Filsafat sebagai bagian dari institusi yang selalu meninggikan nilai-nilai kebudayaan merasa selalu memiliki tanggung jawab. Dalam hal ini untuk terus mendukung dan menghidupkan tradisi-tradisi luhur yang menjadi bagian dari identitas Bangsa Indonesia.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah pentas tradisi yang turut digelar. Mulai dari penampilan Tari Lengger Wonosobo oleh UKJGS UGM, penampilan dari kelompok karawitan Karafi dan Philoswara, serta kelompok hadrah mahasiswa.

Menurutnya berbagai kesenian tersebut sebagai upaya kecil untuk terus menghidupkan dan melestarikan tradisi. Bukan hanya sebagai warisan saja tetapi sebagai sumber insipirasi dan kekuatan menghadapi tantangan perubahan zaman.

"Pentas tradisi yang kita saksikan malam ini bukan sekadar hiburan tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang sekaligus sebagai representasi refleksi mendalam atas warisan luhur yang membentuk jati diri kita," sebutnya.

Baca Juga:Meriah! Mahasiswa dan Warga Kibarkan 79 Bendera Merah Putih di Sungai Code

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak