Tak Cukup Dibina, JPW Tuntut Hukuman Tegas Pelaku Tawuran dan Klitih di Jogja

"Dengan dilakukan patroli secara rutin tidak angin-anginan dapat meminimalisir aksi tawuran dan klitih terjadi".

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 11 September 2024 | 13:22 WIB
Tak Cukup Dibina, JPW Tuntut Hukuman Tegas Pelaku Tawuran dan Klitih di Jogja
Ilustrasi tawuran. (Suara.com/Ema)

Diberitakan sebelumnya, dugaan tawuran antar pelajar di Sleman itu menyebabkan satu orang berinisial ALF (15) meninggal dunia. Korban diketahui meninggal usai sempat kritis setelah terjatuh pada motornya saat kejar-kejaran.

Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi menuturkan bahwa kematian korban merupakan murni akibat kecelakaan lalu lintas.

"Jadi kemarin itu meninggal bukan karena tawuran, meninggal itu karena kecelakaan lalu lintas. Saat ini ditangani oleh satuan lalu lintas Polresta Sleman. Nah untuk tawurannya sendiri belum jelas," kata Ardi saat dihubungi, Senin (9/9/2024).

Diungkapkan Ardi, dari hasil olah TKP, korban diketahui tengah bersama rekan-rekannya mengendari tiga motor. Namun tiba-tiba ada salah satu motor yang tiba-tiba terjatuh.

Baca Juga:Ojol di Sleman Dibegal Suruhan Pacaranya Sendiri, Ternyata Motifnya Karena Ini

"Jadi pasti fakta di lapangan yang ada itu mereka berjalan beriringan tiga motor mengejar sesuatu, kita enggak ngerti dia ngejar apa," ujarnya.

"Tiba-tiba salah satu motor oleng, terjatuh. Nah itu hasil olah TKP," imbuhnya.

Nahas saat terjatuh tersebut, ada kendaraan sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan. Sehingga tabrakan antara korban dan sepeda motor itu tak terhindarkan.

"Hasil olah TKP seperti itu, jatuh [dari motor] disikat sama kendaraan yang lain [motor] dari arah berlawanan. Nah meninggal, itu kalau fakta yang sudah terbukti seperti itu," tuturnya.

Dia memastikan peristiwa tersebut merupakan laka lantas dan meminta Satlantas Polresta Sleman untuk menangani. Sedangkan dugaan tawuran masih akan didalami kepada saksi-saksi yang ada.

Baca Juga:Aksi Main Dadu di Pasar Srikaton Digerebek Polisi, Tiga Orang Diciduk

"Dugaan tawuran nanti akan kita dalami dari teman-teman si korban yang meninggal dunia ini, 'kamu sebenarnya ngejar siapa, apa maksudnya ngejar', kan gitu," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak