Fokus ke Depo Besar Selama Nataru, DLH Evakuasi 3.400 Ton Sampah di Kota Jogja

Menurut Aris, pengelolaan sampah selama Nataru difokuskan di beberapa depo besar. Diantaranya di Mandala Krida, Pringgokusuman, Brigjen Katamso Pengok dan Argo Lubang.

Galih Priatmojo
Kamis, 02 Januari 2025 | 16:44 WIB
Fokus ke Depo Besar Selama Nataru, DLH Evakuasi 3.400 Ton Sampah di Kota Jogja
Petugas mengambil sampah di Depo Brigjen Katamso, Kamis (02/1/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Sampah di Kota Yogyakarta selama sebulan terakhir hingga libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) cukup tinggi. Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY mencatat sekitar 3.400 ton sampah dievakuasi dari kota ini dari akhir November 2024 hingga periode Nataru 2 Januari 2025.

"Sampah yang sudah dievakuasi dari akhir November sampai 30 Desember [2024] mencapai 2.800 ton, ditambah selama nataru jadi sekitar 3.400 ton," papar Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Aris Prasena di Yogyakarta, Kamis (02/1/2025).

Menurut Aris, pengelolaan sampah selama Nataru difokuskan di beberapa depo besar. Diantaranya di Mandala Krida, Pringgokusuman, Brigjen Katamso Pengok dan Argo Lubang.

Meskipun terjadi peningkatan volume sampah dan ada beberapa masalah kecil yang muncul pada periode Nataru, Pemda dan kabupaten/kota bisa segera mengantisipasi pengelolaan sampah. Termasuk saat perayaan Tahun Baru yang dipastikan mengalami peningkatan volume sampah yang cukup tinggi.

Baca Juga:Hari Ini, Presiden Prabowo Subianto Bakal Umumkan Kenaikan PPN 12 Persen di Kantor Kemenkeu

"Tugas kami memang memastikan koordinasi agar selama Nataru tidak terjadi luberan sampah, dan sejauh ini itu sudah berhasil. Sampah bisa segera diangkut meskipun ada beberapa titik yang mengalami lonjakan,” tandasnya.

Aris menambahkan, untuk menampung sampah selama Nataru, TPA Piyungan dibuka hingga Jumat (03/1/2025) besok. Diharapkan setelah proses evakuasi selesai, pengelolaan sampah bisa dilakukan Pemkot Yogyakarta dan kabupaten lain dengan dimaksimalkan dengan menggunakan fasilitas yang telah ada.

“Kami memberikan slot untuk mengevakuasi sampah yang tertinggal, dengan harapan dapat mengurangi potensi luapan yang terjadi pada titik-titik tertentu," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Jalur Patuk Gunungkidul Padat Merayap, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Klaten-Gunungkidul via Clongop karena Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak