Jumlah Sapi Sembuh dari PMK Meningkat, Pasar Hewan di Gunungkidul Mulai Ramai

Meskipun kondisi membaik, dampak PMK terhadap pasar hewan tahun ini dinilai lebih parah dibandingkan wabah PMK, antraks, dan lato-lato di tahun-tahun sebelumnya.

Galih Priatmojo
Kamis, 06 Februari 2025 | 13:33 WIB
Jumlah Sapi Sembuh dari PMK Meningkat, Pasar Hewan di Gunungkidul Mulai Ramai
suasana di Pasar hewan Siyonoharjo Gunungkidul kembali ramai setelah sapi yang terkena PMK banyak yang telah sembuh. [Kontributor/Julianto]

SuaraJogja.id - Setelah sempat terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), kondisi pasar hewan di Gunungkidul perlahan mulai membaik. Pasar Sapi Siyonoharjo, yang sebelumnya sepi akibat kekhawatiran peternak dan pedagang, kini menunjukkan peningkatan jumlah sapi yang diperjualbelikan.

Lurah Pasar Hewan Siyonoharjo, Isnaningsih, mengungkapkan bahwa dalam lima kali pasaran terakhir, jumlah sapi yang dijual terus bertambah. Artinya, peternak mulai kembali percaya diri membawa sapi mereka ke pasar. 

"Awalnya hanya 40 ekor, kemudian naik menjadi 50 ekor, 60 ekor, 93 ekor, dan terakhir mencapai 91 ekor. ," ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Meski jumlah sapi meningkat, Isnaningsih mengakui bahwa sebagian pedagang masih takut membawa sapi ke pasar karena dampak wabah yang masih terasa. Sementara itu, pedagang kambing justru mengalami kenaikan harga jual akibat meningkatnya permintaan.

Baca Juga:Wabah PMK di Bantul Terkendali, Sapi Sembuh Meningkat, Vaksinasi Lanjut Februari

Jumlah kambing yang dijual di Pasar Sapi Siyonoharjo dalam sehari semula rata-rata 400 ribu kini naik menjadi 500 ekor perhari. Dan kini banyak blantik (makelar sapi) yang akhirnya beralih berdagang kambing karena kondisi pasar sapi yang belum sepenuhnya pulih.

Meskipun kondisi membaik, dampak PMK terhadap pasar hewan tahun ini dinilai lebih parah dibandingkan wabah PMK, antraks, dan lato-lato di tahun-tahun sebelumnya.

"Dulu, saat wabah terjadi, pasar hewan sempat ditutup selama dua kali pasaran, tetapi langsung kembali normal setelah dibuka. Tahun ini, meskipun pasar tidak ditutup, hampir dua bulan kondisi masih sepi," kata Isnaningsih.

Sementara itu, harga daging sapi di pasaran masih stabil di angka Rp150 ribu per kilogram, menunjukkan bahwa permintaan tetap tinggi meskipun jumlah sapi di pasar belum sepenuhnya pulih.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menangani wabah PMK melalui vaksinasi dan pemantauan kesehatan sapi hingga ke pelosok desa.

Baca Juga:Mediasi Buntu, Keluarga Korban Tenggelam di Pantai Drini Laporkan 4 Pihak ke Polisi

"Kasus PMK memang sempat tinggi, dengan total 2.068 ekor sapi terpapar. Namun, jumlah sapi yang sembuh kini mencapai 456 ekor. Kasus aktif tersisa 1.399 ekor, sementara 155 ekor mati dan 58 ekor dipotong bersyarat," jelasnya.

Pemerintah berharap dengan meningkatnya jumlah sapi yang sembuh dan upaya vaksinasi yang terus dilakukan, pasar hewan di Gunungkidul bisa kembali ramai seperti sebelum wabah terjadi.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak