Muhammadiyah Kaya Raya, Haedar Nashir Ungkap Rahasia Pemanfaatan Aset: Bukan Soal Angka, Tapi...

Jika dihitung ada 172 perguruan tinggi, 5.345 sekolah dan juga 440 pesantren yang dikelola Muhammadiyah.

Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 26 Maret 2025 | 15:25 WIB
Muhammadiyah Kaya Raya, Haedar Nashir Ungkap Rahasia Pemanfaatan Aset: Bukan Soal Angka, Tapi...
Ketua PP Muhammadiyah, Haidar Nashir saat memberikan pernyataan ke wartawan. [Kontributor/Putu]

SuaraJogja.id - Organisasi masyarakat (ormas) terbesar di Indonesia, Muhammadiyah disebut-sebut menjadi organisasi keagamaan keempat terkaya di dunia. Berdasarkan data dari seasia.stats, Muhammadiyah memliki aset hingga mencapai sekitar Rp460 Triliun.

Kekayaan organisasi Islam ini berada di bawah The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints (Kristen) dari Amerika Serikat yang memiliki kekayaan sekitar Rp4,364 Triliun.

Disusul oleh Catholic Church in Germany (Katolik) dengan kekayaan yang berkisar antara Rp778 triliun hingga Rp4,374 triliun serta Tirumala Tirupati Devasthanams (Hindu) dari India dengan kekayaan Rp512 triliun.

Ketua Umum (ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pun memberikan tanggapannya terkait predikat tersebut.

Baca Juga:Inklusivitas Bukan Sekadar Slogan, Muhammadiyah & Unisa Bersatu Berdayakan Disabilitas di Jogja

Ditemui di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (25/3/2025) petang, Haedar menyatakan memang aset yang dimiliki Muhammadiyah besar.

"Asetnya memang besar, bisa dikapitalisasi. Soal posisi [keempat terkaya di dunia], ya alhamdullilah akan penghargaan dari [pihak] luar pada Muhammadiyah," ujarnya.

Meski dianggap organisasi terkaya keempat di dunia, menurut Haedar, Muhammadiyah memanfaatkan aset tersebut secara positif. Organisasi ini ingin terus berkiprah dalam mencerdaskan, memajukan dan mencerahkan bangsa.

Saat ini Muhammadiyah memiliki banyak aset di berbagai daerah.

Amal usaha Muhammadiyah yang terus dijaga hingga menjadi ormas Islam terkaya keempat di dunia. (Twitter)
Amal usaha Muhammadiyah yang terus dijaga hingga menjadi ormas Islam terkaya keempat di dunia. (Twitter)

Amal usaha organisasi ini cukup banyak, mulai dari kampus dan sekolah yang mencapai lebih dari 5.000 unit. Selain itu Muhammadiyah juga memiliki rumah sakit dan fasilitas lainnya di seluruh Indonesia.

Baca Juga:Jangan Coba-Coba 'Nuthuk'! Wali Kota Jogja Kerahkan Intel Jajan di Malioboro Lebaran 2025

Berdiri sejak 1912 di Yogyakarta, Muhammadiyah berkembang jadi kekuatan besar dengan banyak amal usahanya. Baru-baru ini, Muhammadiyah juga masuk ke bisnis pertambangan.

Karenanya Haedar menilai, predikat empat besar terkaya di di dunia bukanlah yang penting. Namun lebih dari itu, kiprah nyata untuk bangsa dari Muhammadiyah yang terpenting.

"Paling penting, manusia itu amalnya, bukan apa yang dia miliki. Doakan saja makin bisa memberi untuk bangsa," ujar dia.

Muhammadiyah sendiri menjadi 10 organisasi masyarakat yang terkaya dari 10 ormas yang ada di dunia.

Ormas ini juga menjadi organisasi Islam yang masih menyandang kedekatan dengan masyarakat dan terkaya di dunia.

Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Kauman, Kota Jogja pada 19 November 1912. Organisasi ini punya berbagai macam aset yang berupa amal usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak