Koperasi Merah Putih: Mimpi Desa Wisata Mandiri Terwujud? Ini Strategi Jitu Kemenpar & Kemenkop

Kerja sama ini ditujukan untuk mengoptimalkan sektor pariwisata berbasis desa.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:36 WIB
Koperasi Merah Putih: Mimpi Desa Wisata Mandiri Terwujud? Ini Strategi Jitu Kemenpar & Kemenkop
Kementerian Koperasi bersama Kementerian Pariwisata menandatangani nota kesepahaman terkait pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih untuk desa wisata di Desa Wisata Widosari, Samigaluh, Kulon Progo, Jumat (9/5/2025). [Hiskia/Suarajogja]

SuaraJogja.id - Koperasi Merah Putih siap hadir di desa-desa wisata yang ada di Indonesia.

Hal ini menyusul lewat kerja sama yang dilakukan antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Pariwisata.

Adapun Kementerian Koperasi bersama Kementerian Pariwisata resmi menandatangani nota kesepahaman terkait pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih di Desa Wisata Widosari, Samigaluh, Kulon Progo, Jumat (9/5/2025).

Kerja sama ini ditujukan untuk mengoptimalkan sektor pariwisata berbasis desa, melalui penguatan kelembagaan dan usaha koperasi yang berkelanjutan.

Baca Juga:BUKP Kulonprogo Krisis, Nasabah Panik Tarik Dana, Pemda DIY Janjikan Solusi Ini

Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen pembentukan Koperasi Merah Putih bagi desa wisata.

Apalagi ada ribuan desa wisata di Indonesia yang berpotensi untuk mendukung program koperasi tersebut.

"Nah dari Kementerian Pariwisata telah mendata ada 6.100 desa wisata, lalu yang akan masuk ke dalam pilot projek Koperasi Merah Putih ini ada 17 desa wisata di awal dan akan diintensifikasi lagi menjadi 291 desa wisata," kata Widiyanti, Jumat.

Dalam pelaksanaannya nanti, Kemenpar akan fokus memberdayakan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk memperkuat integrasi dalam ekosistem koperasi.

"Nah kami fokusnya untuk juga memberdayakan penguatan kelompok sadar wisata atau Pokdarwis, yang terintegrasi dalam ekosistem koperasi Merah Putih," tandasnya.

Baca Juga:Kulon Progo "Gercep" Tekan Stunting, 957 Posyandu Digencarkan

Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyoroti pentingnya penguatan koperasi desa wisata.

Terlebih sebagai lembaga yang mampu menopang kebutuhan masyarakat serta pendorong ekonomi lokal.

Budi Arie menyebut, realisasi program ini akan menyasar sektor-sektor strategis yang benar-benar dibutuhkan masyarakat desa.

"Nah pertanyaannya kan bagaimana sinerginya dengan Kopdes Merah Putih, Kopdes Merah Putih ini memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama di sektor yang strategis seperti apotek desa, klinik desa, gudang cold storage, terus juga gerai sembako dan juga unit simpan pinjam," ungkap Budi Arie.

Dalam kesempatan ini, dia menekankan pentingnya koperasi sebagai alternatif pembiayaan bagi masyarakat desa. Sehingga tidak lagi terjerat rentenir dan tengkulak.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih dapat berperan untuk menjadi jaringan distribusi dan pemasaran secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak