Ruang Udara Makin Padat? AirNav Indonesia Ambil Tindakan Penting Ini

Isu tersebut dikemas melalui workshop untuk menata pengelolaan ruang udara di Indonesia.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 02 Juni 2025 | 14:46 WIB
Ruang Udara Makin Padat? AirNav Indonesia Ambil Tindakan Penting Ini
Avirianto Suratno selaku Direktur Utama AirNav Indonesia (kiri) dan Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro (kanan) saat memberi keterangan ke waratawan di Yogyakarta. [Hiskia/Suarajogja]

Penting untuk Kurangi Delay

Setio menekankan bahwa peningkatan kapasitas yang tepat akan berdampak langsung pada berkurangnya delay penerbangan.

Perhitungan yang presisi memungkinkan pengelolaan slot yang sesuai dengan permintaan aktual, tanpa membuat bandara kelebihan beban.

"Jadi dengan perhitungan yang tepat kita juga bisa mengakomodir slot dengan jumlah yang tepat sehingga delaynya akan berkurang," tuturnya.

"Jadi untuk mengurangi delay. Kalau misalnya kapasitas kurang tepat atau demandnya terlalu tinggi akan terjadi delay seperti holding, kemudian di hold short," imbuhnya.

Baca Juga:Berpotensi Dongkrak Pariwisata, PHRI DIY Minta Pemerintah Tambah Rute Penerbangan di YIA

Menurutnya, keterlambatan penerbangan selama ini tidak semata disebabkan oleh kekurangan slot.

Ada pula beberapa faktor lain termasuk kapasitas dinamis yang tidak dikelola optimal.

Faktor cuaca, misalnya, bisa menyebabkan kapasitas sebuah bandara menurun drastis dalam waktu singkat.

"Artinya misalnya Yogyakarta sejam 30 [jumlah pergerakan pesawat], tapi kalau hujan kan pasti dia tidak 30. Nah bagaimana memanage perubahan-perubahan kapasitas yang dinamis untuk mengakomodir demand itu yang menjadi challenge setiap ANSP [Air Navigation Service Provider]," tuturnya.

Dalam forum ini, AirNav juga mengundang berbagai pemangku kepentingan nasional untuk meningkatkan pemahaman bersama tentang metode perhitungan kapasitas.

Baca Juga:Tiga Masalah Lingkungan Jadi Ancaman Nyata, Pemerintah Selama Ini Dianggap Tak Serius Beri Perhatian

Hal ini penting agar pengelolaan slot penerbangan di bandara padat seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali bisa dilakukan lebih akurat.

"Kita ingin rekan-rekan yang ada di Indonesia ikut terupdate dalam hal cara menghitung assessment, dalam hal mengakses kapasitas dari kapasitas yang ada di airport dan ada di ruang udara," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak